Skyscraper
Skyscraper

Wakil Walikota Depok, Hadiri Halal Bihalal Kadin Depok

foto

Administrator

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna,S.Kom, M.Si saat menghadiri halal bihalai KADIN depok di Hotel Bumi Wiyata ruang Melati Kota Depok

DEPOK, Fakta Indonesia News.com -- Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Kota Depok melaksanakan Halal Bi Halal dalam rangka mempererat silahturahmi sesama anggota Kadin dan juga menjalin kerjasama yang lebih baik lagi dengan pemerintah Kota Depok. Dalam acara tersebut Kadin memberikan apresiasi kepada anggotanya, ada tiga Perusahaan yang terdaftar tahun 2000 mendapat piagam penghargaan dari Kamar Dagang Industri (Kadin). yang dilaksanakan di Hotel Bumi Wiyata ruang Melati Kota Depok,

Sekitar 200 undangan termasuk anggota Kadin dalam acara Halal Bi Halal,  hadir wakil Walikota Depok Pradi Supriatna, Ketua Kadin Kota Depok Miftah Sunandar, Ketua Kadin Propinsi Jawa Barat Cucu Sutara, Pimpinan OPD Kota Depok Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Diskominfo, Kepala Kejaksaan Hari Palar, Kepala Cabang Bank BJB Kota Depok, Kepala Pengadilan Agama, Kapolresta yang mewakili, Dandim 0508 yang mewakili, Ketua Organda, Anggota DPRD Budi Kurniawan, Ketua Pemuda Pancasila Rudi Samin, Para Pimpinan Assosiasi Kadin serta anggota biasa, serta anggota legislatif yang telah terpilih Frans Samosir, Babay Suhemi.

Dalam sambutannya Ketua Kadin Propinsi Jawa Barat Cucu Sutara mengatakan ” Terima kasih atas kehadiran para Undangan yang hadir terutama teman-teman assosiasi anggota luar biasa dan anggota biasa,hari ini kita berkumpul disini, para pengusaha se-Kota Depok, hendak kita semua kembali ke fitrah sebagai pengusaha secara proffesional, dan melupakan perbedaan pendapat diantara kita pasca pemilu presiden kemarin.

“Sesuai U.U No.87 Peraturan Presiden No.17/2010 tugas dan fungsi Kadin ialah mitra pemerintah dalam pembangunan dibidang ekonomi,yang terdiri dari anggota luar biasa dan anggota biasa pengusaha nasional. Pembangunan ekonomi harus jalan mari kita seluruh OPD, Forkopimda dan pengusaha saling bersinergi dalam rangka mewujudkan pembangunan,” jelas Cucu di Hotel Bumi Wiyata Kota Depok, kemarin.

Lanjut Kadin Jabar,  sesuai Undang-Undang standar operasional prosedurnya bertujuan memberikan penyuluhan kepada para pengusaha dalam rangka melaksanakan pekerjaan pembangunan barang dan jasa, kontruksi yang diberikan oleh Pemerintah dengan aman dan nyaman. Kadin Jawa Barat telah melaksanakan persamaan persepsi tentang pengadaan barang dan jasa yang menghadirkan KPK, Kejaksaan, Kepolisian, ASN untuk menciptakan rasa aman dalam pelaksanaan pembangunan yang harus berjalan.

Dikatakan dia, persamaan persepsi Kadin membuat adanya mengadakan Komite Advokasi Daerah (KAD) yang tujuannya mengadvokasi semua pengusaha dalam rangka melaksakan tugas, bertanggung jawab, profesional dan berintegritas. Setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memberikan tugas kepada anggota Kadin, harus aman dan nyaman.

“Diharapkan semua anggota Kadin jadi motor dalam pembangunan dan mari kita bersyukur kepada Tuhan Yang Kuasa, Allah SWT bahwa NKRI mempunyai dasar negara kita yang kokoh yaitu Pancasila dalam mempersatukan anak bangsa yang berbeda suku budaya dan agamanya,”tuturnya.

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna,S.Kom, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa  Sumber pembangunan Kota Depok tidak hanya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah saja, namun masih banyak sumber-sumber potensi pembangunan, yang harus digali seluas-luasnya, yakni dengan melibatkan stakeholder, berbagai elemen se-Kota Depok terutama investor dan pengusaha.

“Saat ini APBD Kota Depok kisaran tiga triliun rupiah, yang terdiri belanja langsung gaji pegawai peralatan dan perlengkapan kisaran 1,7 triliun sedangkan belanja tidak langsung yang terdiri dari pembangunan fisik dan non fisik berkisar 1,3 triliun, jujur saya jawab tidak cukup, untuk anggaran pembangunan Kota Depok yang pesat dan sebegini luas,” ujar Pradi.

Dikatakan Pradi, di era millenial, digital, keterbukaan sekarang ini, sangat penting bagi masyarakat Depok membangun komunikasi, untuk menyiapkan era pembangunan Indonesia emas serta memberikan jawaban kepada funding father kita yang berjuang keras dalam pembangunan.

Diakhiri sambutannya, Ketua Panitia Despandri, diwakili Wakil Walikota Pradi Supriatna memberikan piagam penghargaan kepada tiga Perusahaan yang telah komunikatif dan memberikan kontribusi pada pembangunan, yakni PT. Mutu Agung Lestari, PT. Zinh Inti Indonesia dan CV. Borin Bahtera.

Sedangkan menurut Ketua Kadin Kota Depok H. Miftah Sunandar mengatakan saat ini , ada 473 PT dan CV yang bergerak bidang kontruksi yang didata terdaftar di Kadin Depok. “Tugas pokok dan fungsi kami memberikan penyuluhan kepada anggota pekerja kontruksi yang menerima pelaksanaan kerja kontruksi dari pemerintah agar pelaksanaan pekerjaannya sesuai dengan prosedur atau spesifikasi yang ditetapkan,” katanya disela-sela acara kepada Fakta Indonesia News.

Begitu juga menurut Komite Advokasi Daerah (KAD) menerangkan saat ini untuk Ketuanya di Kota Depok terpilih saudara Tatang. KAD sebagai advokasi para pengusaha untuk memberikan rasa aman dan nyaman sebelum dan setelah malakukan pelaksanaan pembangunan. “ KAD akan memberikan pembinaan penyuluhan bagi pengusaha kontruksi agar terhindar dari dari kesalahan dalam prosesedur pembangunan dilapangan,”tambahnya

Hal senda juga disampaikan Tatang kepada Media bahwa KAD juga melakukan kerjasama dengan KPK, Kejaksaan, Kepolisian dan seluruh elemen-elemen hukum yang ada untuk menghindari anggota Kadin yang mendapat masalah dengan Hukum. “ KAD siap mendampingi anggota kadin bila terjadi permasalahan,” tutup Tatang.

(A/T)

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Layang Lakbok Festival 2019 Curi Perhatian Wisatawan Asing
UMKM Kota Bandung Menggelar Acara Festival Dijabanan (Didieu Aya Jajanan Bandung
BPPD Kota Bandung Akan Berupaya Menagih PBB yang Belum Diselesaikan Oleh Masyarakat
Jokowi Gaet Menteri Baru Untuk Benahi Defisit Neraca Dagang