Skyscraper
Skyscraper

Pembangunan JPO di Bekasi Rampung Akhir Oktober

foto

Ilustrasi JPO di Bekasi

Bekasi, Fakta Indonesia News.Com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tengah membangun jembatan penyeberangan orang (JPO) kekinian di Jalan Ahmad Yani. Pembangunan JPO ini diperkirakan selesai pada akhir Oktober 2019.

"Perkiraannya sekitar satu bulan lah (pengerjaan), dari dua minggu yang lalu (dikerjakan). Perkiraan selesai akhir bulan ini paling lambat," ujar Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi Arief Maulana ketika dihubungi, Rabu (9/10/2019).

JPO itu menghubungkan antara kantor Pemkot Bekasi dan Stadion Patriot Candrabaga. Para PNS yang bekerja di Pemkot Bekasi sering menggunakan JPO tersebut.

Sebab, para PNS tersebut memarkirkan kendaraannya di parkiran Stadion Patriot. Artinya, masyarakat harus menyeberangi Jalan Ahmad Yani untuk dapat menuju kantor Pemkot Bekasi.

JPO dibentuk futuristik agar membuat pejalan kaki merasa nyaman. JPO juga diberi sentuhan khas Betawi untuk menjaga identitas Kota Bekasi.

"Di situ ada unsur-unsur Betawinya tentunya, mengimbangi, mempercantik, landmark dari flyover Summarecon sendiri. Kalau siang bagus, kalau malam ada lampu-lampunya supaya kelihatan bagus. Ada khas Betawinya," ujar Arief.

Kabid Bina Marga Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi Widayat Subroto mengaku JPO di depan Pemkot Bekasi ini terinspirasi dari JPO di Jalan Jenderal Sudirman, DKI Jakarta.

"Sebetulnya karena inspirasi dari sana (JPO Sudirman) mungkin tidak banyak jauh berbeda. Ornamen bagian bawah mungkin berbeda, kan kita mengadopsi budaya Betawi. Terus mungkin kondisi lampu juga berbeda ornamennya. Tapi memang sebagian dari sana (inspirasi)," ujar Widayat.

JPO juga akan dihias ornamen berupa cincin ulir dan lampu warna-warni. Biaya pembangunan jembatan sepanjang 52 meter mencapai Rp 1,5 miliar hasil dari corporate social responsibility (CSR).

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana Meninjau Pasar Sarijadi
Calon Menteri Kabinet Jokowi 65%: Profesional 12 Orang, Politikus 10 Orang
PT Pertamina Lubricants Meluncurkan Produk Pelumas Synthetic Terbaru
Bekraf Nilai Jabar Bisa Jadi Role Model Implementasi Perpres Rindekraf