Skyscraper
Skyscraper

Satreskrim Polres Majalengka Tangkap Oknum Scurity TLI

foto

Ajen

Kapolres Majalengka AKBP Mariyono yang di dampingi Wakapolres Hidayatulloh dan Jasad Reskrim AKP M Wafdan Muttaqin melakukan jumpa Pers dengan kasus pencurian dan penadah barang curian

MAJALENGKA, Fakta Indonesia News.com -- Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono didampingi Waka Polres, Kompol Hidayatullah dan Kasat Reskrim AKP  Wafdan Muttaqin, dihalaman Satreskrim Polres Majalengka mengadakan jumpa Pers, Rabu 17/07/2019, mengatakan telah tertangkapnya 3 orang satpam/scurity PT. TLI yang beralamat di desa Banjaran Kec. Sumberjaya Kab. Majalengka yaitu YS (38) AY (35) dan AA (34) dengan tindak pidana pencurian, yang pemberatan atau curat komponen PCB Mother Bord di PT. TLI, Rabu, 29 Mei 2019 lalu, sekitar pukul 10.00 WIB.

Pencurian itu diketahui Agus (43), saat bagian produksi diperintahkan oleh HO Pusat untuk memproses pemilihan PCB Mother Bord. Tetapi setelah dilakukan proses pemilahan ternyata isi PCB Mother Bord yang berada di dalam jumbo back sudah tidak ada.

“Di dalam jumbo back tersebut diisi dengan yang lain yaitu kepingan PCB dari pengepul sudah ada di dalam karung. Akhirnya, Agus memberitahu Sumadi dan Ahmad, kemudian Agus diperintahkan untuk melakukan pengecekan secara global,” katanya.

Dari hasil pengecekan keseluruhan, ternyata benar PCB Mother Bord yang di simpan di tempat jumbo back telah hilang sebanyak 15 ton. "Kejadian yang mengakibatkan kerugian Rp 900 juta, dilaporkan kepada Polres Majalengka,"jelas Kapolres.

Sat Reskrim melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi guna mencari informasi pelaku. Didapatkan informasi, YS, satpam sering mengeluarkan barang tanpa seijin PT. TLI.

Lanjut Kapolres, pada Minggu, 14 Juli 2019 sekira jam 02.30 WIB dilakukan penangkapan terhadap YS di Jalan Raya Cirebon-Bandung tepatnya depan PT. TLI, masuk Desa Banjaran, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka.

“Setelah diinterogasi ternyata benar YS mengakui perbuatannya tersebut, dan sudah enam kali. "Perbuatannya tidak dengan seorang diri yaitu bersama – sama dengan beberapa rekannya sewaktu piket di PT TLI yang juga sama satpam/scurity,” terang Kapolres.

Pada senin 15 Juli 2019 sekitar jam 01.00 WIB dilakukan penangkapan terhadap AA dan AY di rumahnya masing-masing. Penyidik bergeser ke rumah ibu rumah tangga (IRT), DR selaku penandah di Desa/Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon.

“Di rumah DR, penyidik mendapati beberapa barang curian,” katanya.

Para pelaku dan barang bukti dibawa ke Sat Reskrim Majalengka untuk proses sidik lebih lanjut. Kini anggota polres mengejar NN, yang berasal dari Cirebon. NN sudah masuk daftar pencarain orang (DPO).

"Para pelaku YS, AY dan AA, kata Kapolres dijerat Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan ancaman tujuh tahun penjara dan DR dijerat Pasal 480 KUHPidana tentang penadahan barang curian dengan ancaman hukuman empat tahun penjara," pungkas Kapolres.

(Jen)

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung Menetapkan Andri Salman Tersangka Pidana Korupsi
Terjerat Kasus Suap, Bupati Jepara Meminta Keringanan Hukuman
DPP LSM PENJARA Akan Laporkan ke Penegak Hukum
Satlantas Polrestabes Bandung Laksanakan Giat Penertiban Palkir
Mahkamah Konstitusi (MK) Akan Menggelar Hasil Putusan Perkara Sengketa Hasil Pileg 2019 Besok