Kamis, 23 Mei 2019 | 20:20 WIB

Keluhkan Kondisi Ekonomi, Ibu Rumah Tangga Coba Bunuh Diri di Kuburan

foto

Administrator

Ilustrasi

CILEGON, Fakta Indonesia News.Com - Warga Perumahan Taman Cilegon Indah (TCI), Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, digegerkan oleh sosok perempuan tergeletak lemas dengan mulut berbusa, di kuburan Perumahan TCI, Selasa kemarin 14 Mei 2019. Di samping perempuan tersebut terdapat cairan pembersih lantai merek Wipol, wanita tersebut tengah melakukan percobaan bunuh diri.

Saat ditemukan, perempuan yang diketahui berinisial YN (35) warga Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, menggunakan celana panjang warna abu abu dan kaos lengan panjang warna hitam. Mulut YN yang berbusa menandakan jika dirinya tengah mengalami keracunan.

Melihat kondisi YN, warga setempat segera membawanya ke RSUD Kota Cilegon, Kelurahan Panggungrawi, Kecamatan Jombang. Sampai di IGD RSUD Kota Cilegon, YN langsung mendapat perawatan intensif sehingga nyawanya pun terselamatkan.

Jefri Suhan (39), suami YN, mengaku terkejut setelah mendapatkan kabar jika istrinya berniat bunuh diri di area TPU. Ia bergegas ke RSUD Cilegon untuk mengetahui kondisi istrinya, setelah mendapatkan kabar tersebut. “Saya dapat kabar dari paman istri, kalau istri saya tidak sadarkan diri menenggak pembersih lantai,” kata Jefri yang dikutip dari PikiranRakyat.

Jefri mengaku, selama ini tidak mempunyai permasalahan dengan istri. Namun, sejak beberapa waktu lalu istri sempat mengeluhkan kondisi ekonomi. “Kemarin sih sempat mengeluh masalah ekonomi,” ujarnya.

Jefri mengaku, selama ini tidak memunyai permasalahan dengan istri. Namun, sejak beberapa waktu lalu istri sempat mengeluhkan kondisi ekonomi, setelah dirinya tidak lagi bekerja sebagai pengemudi di perusahaan swasta. Dirinya telah menjalin hubungan suami istri selama 15 tahun. “Saya dulu driver, tapi sudah hampir tiga bulan tidak kerja. Setelah itu istri saya kejra jadi OB (Office Boy) di rumah kontrakan dan saya ikut bantu-bantu kerjaan istri saya,” tuturnya.

Sebelumnya, ia beserta YN sempat makan sahur bersama. Kemudian di pagi hari, YN mengantarkan anak ke sekolah, sekitar pukul 07.00. “Lalu sekitar pukul 08.00, saya dengar istri di IGD karena minum wipol. Saya cek wipol di kamar mandi, memang tidak ada,” ungkapnya.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukmajaya Brigadir Paisal Nopriandi, mengatakan telah mendapatkan laporan dari Ketua RT setempat, sekitar pukul 07.40. “Saya dapat laporan ada perempuan tergeletak di TPU. Saya datangi ternyata benar, langsung kami bawa ke RSUD Cilegon,” tuturnya.

Saat ini, kata Paisal, pihak rumah sakit tengah berupaya mengeluarkan seluruh racun dari dalam tubuh YN. “Sekarang sedang mendapat penanganan medis untuk mengeluarkan cairan dari dalam tubuh perempuan itu,” tutupnya.

(FD)