Kamis, 23 Mei 2019 | 20:03 WIB

Pengendara Motor Di Jakarta Selatan, Nyaris Korban Begal

foto

Jaksel, Fakta Indonesia News.ComBaru-baru ini beredar video seorang pengendara sepeda motor nyaris jadi korban pembegalan.

Video tersebut hingga hari ini, Rabu (15/5/2019) menjadi viral.

Dalam video yang diupload oleh warga net bernama @rzamotovlog, pembegalan terjadi di sekitar area Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Melalui statusnya di Instagram yang telah diupload pada Rabu (15/5/2019) dini hari, @rzamotovlog menuliskan pengalamannya itu.

Saat itu, ia tengah mengendarai motornya yang dipasang sebuah kamera.

Namun secara mendadak seorang pengendara motor menghampirinya.

Pengendara motor yang berboncengan dengan seorang pria itu hendak mencabut kunci motor @rzamotovlog saat tengah melaju.

Beruntung, ia menepis tangan pembegal itu dengan cepat menggunakan siku kanannya.

@rzamotovlog itu kemudian menancapkan gasnya pergi dari dua pembegal itu.

Tanggapan Kapolres Jakarta Selatan

Aksi yang dialami oleh @rzamotovlog itu mencuat di masyarakat.

Bahkan, berbagai akun media sosial lainnya di Instagram membantu mempublikasikannya.

Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Indra Jafar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019).

Tak sedikit warga net yang resah dengan aksi tersebut.

Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Indra jafar mengatakan pihaknya tengah berupaya mendalami kasus itu.

Ia masih membutuhkan waktu untuk mengungkap kebenaran video tersebut yang sempat viral.

"Masih kita dalami karena sekarang yang pemilik akun dihubungi enggak bisa. Enggak respon kan harusnya lapor ke Polres. Kalau ini hanya ribut di media sosial saja. Sekarang langkah yang kita lakukan mendalami kasus ini," ungkapnya. ungk (15/5/2019).

Terkait dengan benar atau tidaknya aksi tersebut, Indra Jafar belum bisa berkomentar panjang.

Camat Kebayoran Lama, Aroman turut menanggapi aksi begal yang terjadi di wilayahnya.

Ia membenarkan aksi itu terjadi di wilayahnya namun para pelaku yang melancarkan aksinya saat itu bukan berasal dari warga Kebayoran Lama.

"Ya semalam kejadian di wilayah Gandaria City, tapi itu bukan berasal dari warga kami. Saya konfirmasi dari pihak polsek katanya itu yang mau diambil telepon selulernya," terangnya.

Aroman mengatakan sebenarnya sudah ada dua posko pengamanan di wilayah Kebayoran Lama, posko itu berada di Pondok Indah dan Gandaria City.

Namun, lanjut Aroman, aksi di Gandaria City kecolongan lantaran saat itu para petugas perangkat Kecamatan tengah patroli di wilayah lain.

"Posko di Gandaria City sudah dibangun dari awal Ramadan, Ya mungkin sedang patroli (para petugas) sehingga enggak melihat adanya aksi itu,"ungkapnya.

Sumber : TribunJakarta.com