Skyscraper
Skyscraper

Siswa SMP Hamil 4 Bulan, Diduga Jadi Korban Pencabulan Guru

foto

Administrator

Ilustrasi

SERANG, Fakta Indonesia News.Com - Tiga orang siswi salah satu SMP Negeri di Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang diduga menjadi korban pencabulan oleh tiga orang oknum gurunya. Bahkan satu dari tiga orang korban tersebut saat ini sedang hamil 4 bulan

Kasat Reskrim Polres Serang AKP David Chandra Babega membenarkan pihaknya menerima laporan adanya dugaan kasus pencabulan di Kecamatan Cikeusal. Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. "Iya benar ada laporan kasus tersebut. Saat ini masih dalam proses, "ujarnya kepada wartawan, Kamis kemarin 13 Juni 2019.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Banten, Uut Lutfi mengatakan, pihaknya sudah sempat mendatangi kediaman salah satu korban berinisial DO bersama P2TP2A Kabupaten Serang, Dinas Sosial Kabupaten Serang dan Camat Cikeusal.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, dugaan pencabulan itu dilakukan sekitar 5 bulan lalu. Namun demikian, ia mengaku belum bisa menggali secara mendalam informasi tersebut, karena saat ini korban masih trauma. "Yang kami datangi ini dia (korban) hamil 4 bulan, jadi kalau mundur ke belakang (kejadiannya) sekitar Januari, korban ini sekarang masih trauma," ujarnya.

Disinggung soal korban, ia mengatakan baru mengetahui satu orang korban bernama DO yang kini sedang hamil. DO sendiri baru lulus SMP, sementara dua? orang korban lainnya identitasnya belum diketahui karena belum melapor. Sedangkan untuk salah seorang pelaku diduga berinisial ON (35). "Jadi tiga guru (diduga pelakunya) dan tiga siswi, kalau keterangan di lapangan berpasangan, dilakukan di ruang laboratorium, artinya ada unsur paksaan dari si pelaku," tuturnya yang dikutip dari pikiranrakyat.

Ia pun mengaku akan segera mendatangkan psikolog untuk membantu menangani trauma korban, termasuk juga menemui pihak sekolah. Karena ini dilakukan di jam sekolah, di sekolah yang sama, oleh guru di sekolah yang sama, dan korbannya siswi siswinya sekolah yang sama. "Takutnya diduga ada korban lain," ujarnya.

Uut mengatakan, kasus tersebut saat ini masih ditangani oleh pihak kepolisian, dan belum ada penangkapan. Namun demikian ia terus berkoordinasi agar segera mengamankan pelakunya. "Saat ini yang diduga pelaku masih penanganan, belum ada penangkapan, karena masih dalam proses penyelidikan di Polres Serang Kabupaten. Kita juga saat ini masih melakukan pengembangan lanjutan. Mudah - mudahan bisa menemukan korban lainnya, sehingga bisa mendapat informasi yang lengkap," tutup Dindin Hasanudin.

(FD)

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Sopir Truk Berhasil Diselamatkan Tim SAR Bandung
Polisi Selidiki Motif Aksi Pencurian Besi Kereta Api Bekas di Purwakarta Saat Kebakaran
7 Anggota Sabhara Polda Jabar Ditabrak Mobil Boks, 1 Orang Meninggal
Kebakaran Rumah di Bandung Tewaskan 2 Perempuan
Disalahgunakan dengan Bahan Narkoba, BNN Jabar Awasi Peredaran Liquid Vape
TNI AL Gadungan Ditangkap Personel Pos TNI AL di Rumah Calon Korban
Diduga Belum Mahir Berkendara, Mobil Minibus di Tasikmalaya Masuk Jurang
Seorang Nenek di Cirebon Dipermalukan, Tertangkap Basah Curi Beras di Toko
Polisi: Tukang Bubur Bunuh Bocah SD Punya Kelainan Seksual
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Lantai Kayu Pabrik Teh Goalpara Terbakar di Sukabumi
Penahanan Rahmat Baequni Akan Dilaksanakan Setelah Proses Pemeriksaan
Bawa Anjing ke Masjid, Polres Bogor Periksa Kejiwaan Wanita Ini
Halusinasi Amsor Sebabkan 12 Orang Tewas
Toko Hewan di Bekasi Dirampok, Bawa Kabur 2 Burung Harga Belasan Juta
Tak Sengaja Terinjak, Tukang Kebun di Tasikmalaya Temukan Tulang Belulang
Kisah Remaja ODGJ yang Dikurung Keluarga Dibebaskan Plt Bupati Cianjur
Diduga Curang, Dua Mesin SPBU di Rest Area Cipali Disegel Kemendag
Tak Puas Hamili Anak Keduanya, Seorang Ayah di Garut Cabuli Anak Ketiganya
Polres Indramayu Amankan Dua Mucikari Warung Remang-reamang
Tak Cukup Punya Istri 2, Pria di Tasikmalaya Cabuli Anak Tirinya