Skyscraper
Skyscraper

4 Pelaku Perusakan Mobil Brimob Merupakan Massa Bayaran

foto

Administrator

4 pelaku tersangka perusakan mobil brimob pada aksi 21-22 Mei di tangkap polisi

JAKARTA, Fakta Indonesia News.Com - Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi mengungkapkan empat pelaku terlibat perusakan mobil brimob serta penjarahan senjata dan uang Rp 50 juta dalam kerusuhan 22 Mei di Slipi merupakan massa bayaran.

"Pengakuan dari pelaku, mereka ternyata ada yang membayar juga," kata Hengki di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jumat kemarin (14/6/2019).

Karenanya, Hengki memastikan keempat pelaku yakni SI, DO, WN dan DY merupakan kelompok kriminal yang sengaja datang ke Slipi pada 22 Mei untuk membuat kerusuhan.

"Jadi bukan niat untuk melakukan unjuk rasa memang niatnya untuk lakukan kerusuhan dan juga ditindaklanjuti dengan penjarahan," kata Hengki.

Hengki tak merinci berapa bayaran yang diterima oleh masing-masing pelaku. Namun, ia menyebut orang yang diduga membayar mereka sudah turut diamankan.

"Dan orang yang katanya membayar sudah diamankan juga dan sedang kami dalami," kata Hengki yang dikutip dari TribunJabar.id

Diberitakan sebelumnya, dari empat pelaku yang ditangkap pada 11 dan 12 Juni 2019, polisi mengamankan barang bukti senjata api jenis Glock 17 yang mereka curi dari mobil  Brimob lengkap dengan 13 peluru aktif yang belum digunakan.

Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah perhiasan yang pelaku beli dari hasil kejahatan mereka.

(FD)

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Anggota Polda Jateng Cabut Pistol Karena Tidak Mau Bayar Karaoke
Polisi Tangkap Jaringan Narkoba Malaysia Batam
Transaksi Narkoba di Tengah Tawuran Manggarai
Kasus Suap Bupati Jepara Ahmad Marzuki di Tahan KPK Terjerat Pidana 3-4 Tahun Penjara