Skyscraper
Skyscraper

Penahanan Rahmat Baequni Akan Dilaksanakan Setelah Proses Pemeriksaan

foto

Administrator

Penceramah Rahmat Baequni ditetapkan tersangka atas dugaan kasus ceramahnya yang bermuatan hoaks oleh Direskrimsus Polda Jawa Barat.

Bandung, Fakta Indonesia News.Com - Rahmat Baequni ditetapkan sebagai tersangka penyebar berita hoaks anggota KPPS meninggal diracun. Pengacara berharap polisi tak melakukan penahanan terhadap kliennya tersebut. 

"Ini kita bukan bicara penangguhan, harapan saja (untuk tidak ditahan)," ucap Hamynudin Fariza, pengacara Rahmat, saat ditemui di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jumat kemarin (21/6/2019).

Ia mengatakan saat ini belum ada penetapan penahanan yang dilakukan polisi. Menurut dia, penetapan akan dilakukan setelah proses pemeriksaan selesai. Hingga kini Rahmat masih menjalani serangkaian pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar. 

Hamynudin mengungkapkan alasannya agar Rahmat tak ditahan. Menurut dia, Rahmat merupakan seorang ulama yang kehadirannya ditunggu masyarakat. 

"Beliau ini ustaz, saat ini beliau ditunggu jamaah. Beliau juga tulang punggung keluarga. Yang jelas itu saja lah," kata Hamynudin.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan pihaknya belum menetapkan Rahmat ditahan atau tidak. Sebab, menurutnya, proses pemeriksaan masih berjalan. 

"Sejauh ini kita belum 1x24 jam. Masih berproses untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar Truno yang dikutip dari detknews.

Rahmat ditetapkan sebagai tersangka atas penyebaran berita hoaks anggota KPPS meninggal diracun. Video ceramah Rahmat soal anggota KPPS ini menyebar di media sosial.

Polisi menjerat Rahmat dengan pasal berlapis yaitu Pasal 14 ayat 1 dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 dan atau Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan terhadap UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 207 KUHPidana.

(FD)

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Simpan Sabu-sabu di Celana, 4 Warga Sumedang Ditangkap Polisi
Penemuan Mayat Wanita Setengah Bugil di Pinggir Sawah Sukabumi
Delapan Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Penyerangan Kafe Tempat Suporter PSM Nobar
Cabuli Turis di Tengah Laut, Pemandu Jetski Dihukum 7 Tahun Penjara
Petugas Minimarket Diancam, Dua Perampok Bobol Brankas dan Bawa Kabur Uang Rp 30 Juta
Curi Motor Milik Warga Sukabumi, Pria Asal Bekasi Babak Belur Dihajar Massa
Dua Mahasiswa Unjani Jadi Korban Penusukan Oleh Sekelompok Orang Tak Dikenal
Terlibat Penganiayaan, Dua Pelajar SMK di Sukabumi Ditangkap Polisi
Kecanduan Judi Online, Ari Jual Mobil Orang
Ibu Rumah Tangga di Cianjur Nekat Edarkan Narkoba Jenis Sabu-sabu
Polres Sukabumi Amankan Pria yang Diduga Membunuh Amelia Ulfah Supandi
Istri Sedang Hamil Tetap Setia Ikut Suami Antar Sabu-sabu
Terlibat Cinta Segitiga, Seorang Perempuan Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumahnya
51 Orang Remaja Berhasil Diamankan Tim KRYD Polrestabes Bandung
Penembakan Massal Terjadi Lagi Di Amerika Serikat
Tak Terima Menatap Istrinya, Rizal Pukul Tetangganya
Mantan Kepala Dan Bendahara UPT RSUD Lembang Jadi Tersangka Penggelapan Dana
Seorang Polisi Kemalingan Saat Sembahyang Di Mesjid
Polisi Tetapkan Sopir Sebagai Tersangka Kecelakaan Maut di Tol Cipali
Terpergok Berduaan di Kamar, Sahid Bacok Aini dan Rofli