Skyscraper
Skyscraper

Guru SD di Tasikmalaya Perkosa Anak Tirinya

foto

Administrator

Ilustrasi

asikmalaya - Bejat, seorang guru sekolah dasar di Kecamatan Cigalontang Tasikmalaya setubuhi anak tiri selama setahun terakhir. Akibat perbuatanya, IRS (57) diamankan anggota reskrim Polres Tasikmalaya, Minggu kemarin (23/6/19).

Ayah empat orang anak dan empat orang cucu ini hanya bisa tertunduk malu saat menjalani pemeriksaan. Pekerjaannya sebagai guru yang mendidik anak justru tidak sesuai slogan guru patut digugu dan ditiru. IRS Malah menggagahi anak tirinya, LB yang berusia 15 tahun.

LB merupakan anak dari istri keduanya yang dinikahi awal tahun 2018. Perbuatan asusila pelaku terjadi sejak bulan Oktober 2018 lalu. 

"Tak terhitung pak saya melakukan persetubuhan sama anak tiri saya, hampir ada seminggu dua kali pak, saya khilaf," ungkap IRS, pada penyidik, Senin (24/6/19). Dilansir dari detiknews.

IRS yang akan pensiun pada 20 Agustus 2022 itu membeberkan, dalam menjalankan aksi bejatnya, ia lakukan saat istrinya ke sawah atau saat masak di dapur. Pada petugas Irs juga mengaku hanya mampu berhubungan selama dua menit saja dengan korban. Korban tidak melawan karena dalam ancaman pelaku.

"Berawal ketika korban yang duduk di bangku kelas 3 SMP ini ditemukan sedang berpacaran lalu ayah tirinya itu mengancam akan dilaporkan ke ibunya. Korban yang diketahui sangat takut oleh ibunya itu meminta kepada ayah tirinya untuk tidak melaporkannya, dan memanfaatkan kelemahan itu korban justri disetubuhi pelaku terus menerus," ungkap AKP Pribadi atma, Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, di kantornya Senin pagi. 

Setelah setahun berlalu, akhirnya korban yang sudah merasa jengah serta ketakutan mengandung akhirnya melaporkan kejadian yang dialami pada ibu kanudngnya. Pelaku dilaporkan dan akhirnya masuk bui.

"Keluarga korban melaporkan kepada petugas dan langsung kita tangkap tanpa perlawanan di rumahnya," tambah pribadi.

Kini IRS terpaksa mendekam di balik jeruji besi Polres Tasikmalaya dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara. Pengabdianya sebagai PNS sejak 1984 juga hampir dipastikan sia sia karena di akhir masa kerjanya berbuat melawan hukum dan terancam dipecat tidak hormat.

(FD)

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Delapan Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Penyerangan Kafe Tempat Suporter PSM Nobar
Lama di Rumah Sakit, KPK Perpanjang Massa Penahanan Romahurmuziy
Dua Minggu Menuju Pernikahan Harus Gagal Usai Curi Kosmetik
Satgas Saber Pungli Provinsi Jabar Tangkap Oknum Pegawi Dishub di Kab. Cianjur
Pembunuhan Satu Keluarga di Serang Motifnya Dendam
Jual Anak Dibawah Umur, Bekas Caleg Dihukum 5 Tahun Penjara
Polisi Tangkap Seorang Pria yang Diduga Pelaku Pembunuh Wanita Setengah Bugil
Cabuli Turis di Tengah Laut, Pemandu Jetski Dihukum 7 Tahun Penjara
Terlibat Penganiayaan, Dua Pelajar SMK di Sukabumi Ditangkap Polisi
Seorang Polisi Kemalingan Saat Sembahyang Di Mesjid
Polisi Tangkap Imam Diduga Cabuli Siswi SMA 14 Kali
Tanam Ganja di Rumah, Tuteng Ditangkap Polisi
Penemuan Mayat Bayi Laki-laki di Kolam Ikan Bikin Heboh Warga
Polisi Tetapkan Sopir Sebagai Tersangka Kecelakaan Maut di Tol Cipali
Cabuli Siswinya, Oknum Guru Madrasah Ditangkap Polisi
Seorang Anak di Tasikmalaya Dicabuli Ayah Tirinya Saat Disuruh Masak Mi
Berusaha Salib Minibus Didepan, Korban Tewas Tabrak Bus
Polisi Ungkap Kasus Penipuan Jual Rumah Mewah dengan Berpura-pura Menjadi Notaris
Gunakan Sabu, Artis Komedian Nunung Ditangkap Polisi
Polisi Tangkap Prayanto Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan Pada Pacarnya yang Sedang Hamil