Skyscraper
Skyscraper

LSM Penjara Melaporkan Oknum Guru SDN 1 Cintabodas Ke Disdik Dan Tipikor

foto

Tasikmalaya - FaktaIndonesiaNews.Com -- Indikasi penyelewengan dana bantuan siswa sering terjadi di sekolah dasar (SD). oleh karena itu Presiden RI Joko Widodo telah menerbitkan ''Perpres Nomor 87 Tahun 2016 Tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar''.

Berdasarkan Perpres ini, pemerintah RI telah memberikan legalitas kepada SATGAS SABER PUNGLI untuk memberantas praktek PUNGLI di Indonesia.

LSM Penjara mendapatkan Bukti A1 kasus penyelewengan dana bantuan siswa di SDN 1 Cintabodas, kemudian melaporkan langsung ke tipikor Polres Kabupaten Tasikmalaya dan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tasikmalaya. Selanjutnya LSM Penjara akan membuat LAPDU Resmi untuk dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (KEJARI) Tasikmalaya.

Dari pihak Tipikor akan menindak lanjuti kasus tersebut dan segera menyampaikan ke penyidik.

''Saya akan menindak lanjuti kasus penyelewangan dana bantuan siswa di SDN 1 Cintabodas ini setelah pengkajian dan menyerahkan ke penyidik''. kata Tipikor Polres Kabupaten Tasikmalaya Kepada Media FaktaIndonesiaNews dan LSM Penjara, Senin, (26/08/2019)

Selanjutnya Kabid SD Disdik Kab Tasikmalaya, mengecam keras praktek pungutan liar dana bantuan siswa yang dilakukan oknum-oknum sekolah.

''Saya pribadi mengecam praktek PUNGLI terhadap dana bantuan siswa di sekolah dasar, bahkan saya mengatakan praktek seperti ini HARAM, apapun alasannya''. Ucap Kabid SD Disdik Kabupaten Tasikmalaya.

Kabid menghubungi UPTD Culamega supaya memberitahukan kepada seluruh Kepala Sekalah SD dan komite se-kecamatan culamega untuk berkumpul mengadakan rapat terbuka di Kecamatan Culamega Hari Selasa (27/08/2019).

Kasus yang terjadi di SDN 1 Cintabodas akan dilanjutkan secara hukum oleh LSM Penjara ke Kejaksaan Negri (KEJARI) Tasikmalaya, setelah rapat terbuka yang diadakan oleh Kabid SD Dinas pendidikan Tasikmalaya, dengan jajaran Kepala sekolah, Komite dan tokoh-tokoh di Kecamatan Culamega.

FaktaIndonesiaNews.Com (Kayan Manggala)

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Gus Nur Hadapi Sidang Vonis, Polisi Siagakan 800 Personel
Polda Metro Setop Kasus Pornografi Akun Medsos Hotman Paris
Polisi Sebut SDN Ambruk di Pasuruan karena Konstruksi Ngawur
Bentrok Tanah Abang, Polisi Sebut Bukan Karena Rebutan Lapak