Skyscraper
Skyscraper

Tigor Shalomboboy Menyerahkan Kepada PSSI Terkait Mundurnya Perseru Serui Dari Liga 1

foto

Administrator

Tigor Shalomboboy Menyerahkan Kepada PSSI Terkait Mundurnya Perseru Serui Dari Liga 1

Jakarta, Fakta Indonesia News.Com -- Diektur Operasional PT. Liga Indonesia Baru (LIB) Tigor Shalomboboy menyerahkan kepada PSSI terkait pengganti Perseru Serui yang dikabarkan memilih mundur dari kompetisi Liga 1 karena masalah finansial.

Tigor mengatakan sampai saat ini LIB belum mendapatkan surat pengunduran resmi dari Perseru. Manajemen Perseru sebelumnya dikabarkan memilih untuk mundur dari Liga 1 2019 dengan alasan masalah finansial akhir pekan lalu. 

"Kami belum dapat [surat pengunduran] resminya. Jadi saya tidak bisa komentar dulu. Kalau terkait perserta dan jumlah peserta di kompetisi, itu wewenangnya ada di PSSI. Kompetisi itu sejatinya milik PSSI," kata Tigor kepada CNNIndonesia.com, Senin (11/2). 

Tigor mengatakan kasus terakhir terkait kekurangan kuota klub di kompetisi terjadi pada 2008, yakni ketika ada dua klub yang tidak lolos lisensi. Saat itu PSSI mengganti dua klub baru untuk memenuhi kuota peserta kompetisi. 

Kasus yang sama juga terjadi di Liga 2 saat ini di mana PS Mojokerto Putra yang dipastikan tidak bisa tampil di Liga 2 lantaran dihukum terkait kasus pengaturan pertandingan. Menyoal hal itu, LIB juga masih menunggu keputusan dari PSSI. 

"Di regulasi kompetisi sebenarnya ada aturannya, soal bagaimana pengunduran diri sebelum kompetisi dimulai. Ada pasal khusus yang mengatur pengunduran diri baik sebelum atau pada saat kompetisi berjalan," ucap Tigor. 

Kabar yang beredar Perseru telah dijual kepada salah satu pengusaha sekaligus pemilik klub sepak bola di Lampung. Tigor mengatakan jika rumor itu benar terjadi artinya cerita yang sama dengan merger yang dilakukan klub Liga 1, PS TIRA bersama Persikabo Bogor yang merupakan klub di Liga 3. 

"Aturan jelasnya kami tidak tahu karena kembali lagi wewenang itu ada di PSSI terkait merger atau penggabungan [dua klub]. Diperbolehkan atau tidak, itu wewenang di PSSI. Mereka [PSSI] harusnya punya regulasi soal keanggotaan," ucap Tigor. 

Tigor sadar adanya merger antara dua klub beda kasta yang sama-sama anggota PSSI ini bisa menjadi polemik bagi klub-klub lain. Pasalnya, klub yang berada di level lebih rendah bisa dengan mudah naik kasta tanpa melalui perjuangan di lapangan. 

"Harus ada aturan jelas. Ini juga akan menyangkut pada kepemilikan. Siapa yang memiliki? Apa ada kaitan dengan cross ownership di satu kompetisi yang sama oleh orang yang sama? Selain ada aspek keolahragaannya, sebagai anggota PSSI ada aspek hukum juga yang harus kita perhatikan. Sebenarnya tidak mudah untuk merger seperti ini. Aturannya belum jelas," ucap Tigor,yang dialnsir dari CNN Indonesia News.Com.

Dikonfirmasi terpisah Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria mengaku belum menerima surat resmi pengunduran diri Perseru Serui. Karena itu juga PSSI belum ingin menjawab soal itu. 

"Tunggu RUPS tanggal 18 Februari dahulu, setelah itu silakan ditanyakan kembali hal-hal terkait itu," ucap Tisha. 

(AL)

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Simon Beri Kejutan Timnas Indonesia Panggil Osas Saha
Jelang Indonesia Vs Malaysia, Indonesia Sedang dalam Kepercayaan Tinggi
Ditunggu PSM di Piala Indonesia, Persija Lebih Fokus ke Arema
Jelang Lawan Persela, Persib Perbaiki Kesalahan
Jonatan Christie Lolos ke Babak Selanjutnya di Japan Open 2019
Jadwal Liga 1 Hari Ini: Tiga Pertandigan Sekaligus
Tiga Nama Baru Isi Daftar 24 Pemain Timnas Indonesia
Gagal di Tiga Balapan Beruntun, Bos Yamaha: Rossi Tidak Akan Pensiun
Hadapi Thailand di Semifinal, Timnas Indonesia U-15 Persiapkan Diri
Lawan Brunei, Timnas Indonesia U-18 Tak Ingin Sombong
Indra Sjafri Bakal Panggil Lima Pemain Senior Tanpa Seleksi di Timnas Indonesia U-23
Laksanakan pengamanan Giat Lomba Lari Maraton di Gedung Sate Bandung
Pelatih Timnas Indonesia U-18 Keluhkan Kondisi Lapangan di Piala AFF
Sambut RI KE-74 Polres Bogor Gelar Berbagai Perlombaan
Diisukan Akan Kembali ke Ducati, Marquez Tak Yakin
Fakhri Husaini Umumkan Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF U-18
Kemenangan Tandang Perdana Persib di Semarang Disambut Gembira Oleh Umuh Muchtar
Langkah Timnas Indonesia Jadi Sinyal Positif Jelang Lawan Singapura
Pocari Sweat Run Bandung 2019: Mengenal Budaya Jawa Barat sambil Berlari
Marc Marquez: Rossi Tidak Sadar Mesin Motor Miliknya Rusak