Skyscraper
Skyscraper

Warga 3 Desa Keluhkan Jalan Tanah Tak Kunjung di Bangun

foto

Administrator

OKU SELATAN SUMSEL, Fakta Indonesia News.Com -- Pembangunan merupakan salah satu fungsi utama yang harus dijalankan oleh pemerintah sebagai salah satu pengambil kebijakan. Berdasarkan konsep pembangunan, terkandung makna-makna alokasi sumber-sumber daya, regulasi dan pemberdayaan masyarakat. Pembangunan sebagai metode alokasi sumber-sumber daya yang dimiliki publik, seperti sumber daya alam, sumber daya energi, sumber daya manusia.

Dalam perspektif ini, pembangunan seyogianya dapat memperluas akses publik untuk memperoleh sumber-sumber daya yang diperlukan guna mencapai kesejahteraan masyarakat, mempermudah akses publik untuk memperoleh dan menikmati berbagai fasilitas pelayanan dasar pendidikan, kesehatan, air bersih, listrik, serta menjamin ketersediaan infrastruktur dan kontinuitas sumber-sumber daya tersebut bagi kelangsungan hidup masyarakat.

Anjan Anggara salah perwakilan masyarakat Desa singalaga, desa Simpang tiga dan desa Air Alun menyampaikan kepada media Fakta Indonesia News bahwa infrastruktur merupakan roda penggerak per-tumbuhan ekonomi. Ketidakcukupan infrastruktur merupakan salah satu kunci terjadinya hambatan bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih maju.

Salah satu hal yang menyebabkan ketertinggalan suatu daerah dalam membangun ekonominya adalah rendahnya daya tarik suatu daerah dan sumber daya yang dikarenakan terbatasnya sarana dan prasarana infrastruktur.

Selanjutnya masih kata Anja Anggara, sudah sejak lama masyarakat kami mengeluhkan kondisi infrastruktur khususnya jalan yang saat ini
dirasakan sangat mengganggu arus lalu lintas, jika mereka pergi mengirimkan hasil pertanian kopi ataupun sayur mayur yang akan di jual kepasar domestik.

"Keterlambatan yang terus menerus terjadi, apalagi jika cuacanya musim hujan menyebabkan waktu berkendaraan yang lama yang berakibat terganggunya distribusi barang dan jasa, jadi kami mohon perhatian pihak pemerintah baik itu pemerintah Kabupaten OKU Selatan, pihak Pemerintah Provinsi Sumsel dan Pemerintah pusat agar kiranya memperhatikan, memperbaiki kondisi jalan tanah yang digunakan masyarakat sini dalam melaksanakan berbagai aktivitas sehari-hari," tutupnya.

(Salman Alvarisi SUMSEL/FD)

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Pemprov DKI Tiadakan Car Free Day Saat Pelantikan Jokowi
Stok Pangan di Kota Bandung Aman Terkendali
Salah Satu Penyerang Wiranto Berasal dari Jawa Tengah
Direktur Pusako Universitas Andalas Feri Amsari: Perppu KPK itu dengan 'buah simalakama'