Skyscraper
Skyscraper

Niatan Melerai Keributan Tetapi Juga Ikut Diancam Oleh Pelaku Keributan

foto

Foto Saat Keributan Terjadi

KOTA BATU, Fakta Indonesia News.Com Salah satu warga ikut diancam, karena dikira ikut campur dalam perseteruan antara pendukung kedua calon kepala desa kemarin pukul 19.17 WIB. Korban yang diancam tersebut adalah Babun, warga Dusun Mandigu Desa Suco Kecamatan Mumbulsari Kabupaten Jember, dimana tempat kericuhan itu terjadi.

Babun menjelaskan semua kronologis kejadian tersebut, ketika diwawancarai oleh awak media Fakta Indonesia News. Beliau menjelaskan kejadian ini bermula saat pendukung salah satu pihak calon kades membagikan sembako kepada warga. Senin (29/07/2019).

Kericuhan ini dikarenakan adanya selisih paham antara IP dan SN saat salah satunya melakukan kegiatan sosial, yaitu bagi beras. Akibat banyaknya massa yang ikut memanas, akhirnya saya melerai dan membiarkan permasalahan ini ditangani oleh pihak yang berwajib, yang saat itu juga terdapat aparat dari Polsek Mumbulsari.

Akhirnya, pihak kepolisian membawa SN yang diduga menjadi biang permasalahan ini, dengan ditemani HJS paman dari beliau. HJS terlibat adu mulut dengan RF paman dari IP saat di kantor polisi dengan alasan bahwa IP menantang atau mendorong HJS saat keributan terjadi, kemudian saya melerai dan berbicara kepada RF untuk segera pulang dari tempat itu." Lanjut penjelasan dari Babun.

Kejadian ini berlanjut ketika Babun duduk di depan rumah beserta 2 (Dua) orang temannya yang menanyakan terkait kejadian itu, tidak lama kemudian HJS beserta rombongannya sekitar 200 (Dua Ratus) orang mendatangi rumah Babun. Kemudian HJS menanyakan keberadaan RF yang dia sendiri tidak mengetahuinya. Dengan mengeluarkan senjata dari pinggangnya, HJS mengancam membunuh Babun apabila tidak memberitahu keberadaan RF. Karena Babun dan keluargannya merasa terancam, akhirnya dia memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke Polres Jember.

Harapan Babun adalah, agar segera ditindak lanjuti permasalahan yang mengancam keselamatan dirinya dan keluarganya terselesaikan.

"Saya ingin hidup tenang tanpa ada ancaman dan semua akan saya proses dengan jalur hukum." Tutup Babun.

( FIN JATIM )

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Lewat Konser Tegar 2.0, Bank BJB Rangkul Fans Rossa Bernostalgia
Pengamanan Kegiatan Memperingati Hari Santri Nasional
Dpc Lsm Penjara Kota Batu Melakukan Kegiatan Donor Darah
Tembak 23 Orang, 10 Anggota Kartel Narkoba Meksiko Ditangkap