Minggu, 16 Juni 2019 | 20:12 WIB

Kompol Simin A Wibowo : nyawa Rifki tak tertolong saat mendapat perawatan di rumah sakit setempat

foto

Kayan Manggala

Ilustrasi Tebing Yang Longosr

Sukabumi, Fakta Indonesia News.com - M Rifki tewas akibat tertimbun tebing di lokasi proyek rel ganda yang berlokasi di Kampung Nyalindung, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Bocah lelaki berusia 10 tahun bersama sejumlah temannya tengah bermain di sekitar lokasi proyek.

Kapolsek Cicurug Kompol Simin A Wibowo mengatakan nyawa Rifki tak tertolong saat mendapat perawatan di rumah sakit setempat. "Kejadian sekitar pukul 15.15 WIB. Di lokasi proyek rel kereta api ganda terjadi tanah longsor yang mengakibatkan korban sekitar lima orang. Satu meninggal dunia, seorang lagi luka ringan dan lainnya selamat," kata Simin, Kamis (10/1/2019). DI Lansir Dari DetikNews

Simin menjelaskan saat kejadian lima anak tersebut tengah bermain di lokasi proyek rel ganda. Pihak pekerja sudah beberapa kali mengingatkan mereka.

"Sudah diingatkan, namun mereka membandel dan kembali bermain di sekitar lokasi, sampai akhirnya terjadi (longsor). Langkah kepolisian mendata korban, membawa mereka ke rumah sakit, memasang garis polisi dan memeriksa keterangan saksi-saksi," ujar Simin.

Junaedi, petugas supervisi proyek rel ganda, menyebut korban tertimbun longsoran tebing setinggi delapan meter. Sebelumnya, dia sudah melarang anak itu untuk tidak berada di lokasi karena berbahaya.

"Awalnya ada anak bermain-main di sekitar lokasi proyek, saya usir beberapa kali sampai akhirnya tanah yang di atas itu ambrol ke bawah. Padahal saya sudah larang mereka main di situ, di bawahnya ada besi-besi. Tiga anak berhasil lari, dua lagi terkena timbunan,"kata Junaedi. 

(Rs)