Jumat, 26 April 2019 | 16:46 WIB

DPC IKADIN Kota Bandung Dilantik - Ketua PERADI Bandung, Ketum LY'SOI Ucapkan Selamat dan Sukses

foto

Administrator

DPC IKADIN KOTA BANDUNG DILANTIK - Ketua PERADI Bandung, Ketum LY'SOI Ucapkan Selamat dan Sukses

Bandung, Fakta Indonesia News.Com -- Hari ini pengurus Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) kota Bandung periode 2018-2022 resmi dilantik.

Pelantikan pengurus Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Bandung, resmi dilakukan Ketua Umum DPP IKADIN, H.Sutrisno, SH.MH Jumat 8/02/19 di Malibu Dome Convention Hall Hotel Grand Pasundan Bandung.

Hadir dalam pelantikan tersebut, juga Ketua PERADI Bandung, Dr Roely Panggabean, SH. MH, Ketum LY'SOI, Polmer Sirait, SH. MH, Ketua STHB, Dr . Walter Wanggur, SH. MH beserta sejumlah pejabat Muspida dan undangan lainnya.

Pelantikan sekaligus pengukuhan pengurus Ikadin DPC Kota Bandung, Dewan Kehormatan, Pengurus Posbakum berlangsung hikmat.

Dalam sambutnya, Sutrisno mengucapkan terima kasih kepada pengurus DPC yang lama atas berjalan kepengurusan sebelumnya. Sotrisno meminta Ikadin Bandung dapat berdampingan dengan PERADI Bandung pimpinan Roely Panggabean.
IKADIN berjalan sehat dengan semua tanpa ada permusuhan, terlebih saat ini memang iklimnya competitive. “Terpenting bagaimana kedepan membangun kualitas dan ujian menjamin standar baku mutu advokat,” paparnya.

Dan ini, sambungnya, menjadi tugas ketua serta jajaran Ikadin DPC Bandung untuk menciptakan sistem pendidikan dan sistem penciptaan baku mutu yang betul-betul menjamin profesionalitas dan integritas para advokat.

Advokat agar dapat bersatu yang akan mewujudkan kekuatan yang besar dan berharap dengan adanya silahturahmi akan menghindari permusuhan, semoga kedepan dengan adanya IKADIN dapat menyatukan advokat dan peran dan fungsi dapat dirasakan masyarakat.

Sementara itu, Ketum Lawyer Sosial Indonesia, Polmer Sirait , mengucapkan selamat dan Sukses atas dilantiknya Veena Devi Mutiram sebagai Ketua DPC IKADIN Bandung beserta jajarannya.
Polmer mengatakan dengan melihat tantangan global ke depan juga dirinya menganggap perlu adanya peningkatan mutu karena tak ingin ada banyak penyimpangan dalam proses hukum di Indonesia karena rendahnya kualitas advokat.


Dia optimistis hal itu bisa terwujud.

“Bisa juga disatukan lewat semangat muda.” (Rs/tosu)