Kamis, 23 Mei 2019 | 20:48 WIB

Ke Pangkalpinang, Jokowi Resmikan Bandara dan KEK Tanjung Kelayang

foto

Administrator

Presiden Jokowi meresmikan terminal baru di Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, sekaligus Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang, Kamis (14/3).

Bangka, Fakta Indonesia News.Com -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan terminal baru di Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka-Belitung, Kamis (14/3). Jokowi dan Ibu Negara Iriana, serta rombongan tiba di bandara sekitar pukul 09.25 WIB.

Jokowi dan rombongan meninjau terminal yang kini bisa menampung lebih dari 1,5 juta penumpang per tahun. Terminal baru yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp300 miliar tersebut sudah beroperasi sejak Januari 2017 lalu. 

Turut mendampingi, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman. 

Terminal baru Bandara Depati Amir memiliki luas 11.500 meter persegi. Terminal ini memiliki desain modern dan dilengkapi dengan fasilitas tambahan, seperti food court, ruang istirahat eksekutif, fasilitas internet, toilet difabel, serta ruang ibu dan anak. 

Selain meresmikan terminal baru Bandara Depati Amir, Jokowi juga turut meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang. Kawasan tersebut ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2016 tentang KEK Tanjung Kelayang. 

Secara simbolik Jokowi menandatangani peresmian terminal baru Bandara Depati Amir dan KEK Tanjung Kelayang dalam dua prasasti terpisah. 

Meski sudah bisa menampung 1,5 juta penumpang, lanjut Jokowi, penumpang yang menggunakan Bandara Depati Amir sebetulnya sudah mencapai 2 juta penumpang per tahun. 

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, ia pun meminta pembangunan terminal untuk sisi kanan dan kiri. Mantan gubernur DKI Jakarta itu menargetkan pembangunan terminal sisi kanan selesai 2020 mendatang. 

"Tetapi saya sudah perintahkan juga untuk bangun yang sayap kiri. Dengan kapasitas tadi kalau ditambah tadi kapasitas 3 juta, yang sebelah kiri tambah lagi nanti kapasitas tambah lagi 5 juta," kata Jokowi. 

Mantan wali kota Solo itu mengatakan bahwa pemerintah ingin mengimbangi pertumbuhan penumpang di Bandara Depati Amir. Ia berharap dengan kesiapan fasilitas terminal akan semakin banyak wisawatan yang datang ke Bangka Belitung. 

"Kami harapkan dengan siapnya sarana terminal di Bandara Depati Amir ini, wisatawan akan semakin banyak, semakin banyak lagi yang datang ke kawasan ini," tandasnya.

(GR)