Skyscraper
Skyscraper

Badan Pemenangan Nasional Prabowo Menilai Hukum Tebang Pilih Sehingga Cenderung Mencari Kesalahan

foto

Administrator

Badan Pemenangan Nasional Prabowo Menilai Hukum Tebang Pilih Sehingga Cenderung Mencari Kesalahan

Jakarta, Fakta Indonesia News.Com -- Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menilai proses penegakan hukum saat ini tebang pilih sehingga seolah cenderung mencari-cari kesalahan.

Hal itu disampaikan oleh Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, untuk menanggapi kasus hukum yang menimpa dirinya dan sejumlah pengurus tim pemenangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02. 

Saat ini, Dahnil sedang menghadapi kasus dugaan penyimpangan dana apel dan kemah Pemuda Kemenpora 2017, ketika menjabat sebagai Ketua PP Pemuda Muhammadiyah. Selain itu, ada juga Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif, dan musikus Ahmad Dhani yang terjerat perkara hukum.
Dahnil mengkritik penegakan hukum seakan justru tajam kepada lawan, tapi ramah kepada kawan.

"Apalagi kalau penegakan hukum itu sebenarnya tidak terkait dengan tindak pidana sama sekali, tapi justru bernuansa kriminalisasi atau dicari-cari," kata Dahnil usai menghadiri rapat BPN di Hotel Lor-In, Solo, Jawa Tengah, Jumat (8/2),yang dilansir dari CNN Indonesia.Com.

Menurut Dahnil dengan kriminalisasi seperti itu, siapapun bisa dicari-cari kesalahannya. Ia bahkan mencontohkan jika modelnya seperti itu, Sandiaga Uno atau Ferry Mursyidan Baldan pun bisa diperkarakan. 

"Misalnya kalau kami naik mobil kalau spionnya kurang bener bisa ditangkap juga," ucap Dahnil.

Berkaca dari hal itu, Dahnil menyebut menghadirkan hukum yang adil dan berkeadilan akan menjadi salah satu komitmen dari Prabowo-Sandi.

"Itu adalah PR yang ingin kita benahi ketika Pak Prabowo dan Bang Sandi nanti memerintah," katanya. 

(AL)

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Meski Diusulkan Jadi Mentri, Risma tidak Sombong
Refly Harun Menilai Anggota Dewan yang Ada di Parlemen Seharusnya Jadi Oposisi
Demokrat Dukung Pemerintahan Jokowi-Ma'aruf, Gerinda: Itu Hal yang Wajar
Jokowi Akan Tampil Beda di Sidang Pidato Tahunan MPR
Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo Mendukung Larangan Mantan Korupsi Mencalonkan Diri di Pilkada
3 Provinsi Jadi Pilihan di Ibu Kota Baru
Amien Rais Ingatkan PAN Dukung Jokowi Tanpa Syarat, Jangan Harap Bisa Lolos di 2024
Demokrat Sindir PDIP Soal Minta Jatah Menteri Terbanyak
PRD: Musyawarah di Yogyakarta Untuk Mencari Jalan ke Luar Atas Berbagai Persoalan di Papua
Jika Diberi Jatah Menteri, Demokrat Siap Bantu Jokowi
Nasdem: Pembagian Jatah Menteri Harus Proposional karena Pendukung Jokowi-Ma'aruf Bukan Hanya PDIP
Megawati Kembali Duduki Kursi Ketua Umum PDIP, Rocky Gerung: Tidak Aneh
Sid Salahuddin Ingatkan Jokowi Jangan Sampai Pilih Menteri yang Memiliki Motif Bisnis
Arena Kongres PDIP di Hiasi Karangan Bunga Prabowo
Tak Akan Hadir di Istana Negara, Prabowo Ingin Gelar Upacara HUT RI di Kantor Gerinda
Gelar Rapat Kerja Naional, Gerinda Siap Sambut Megawati di Hambalang
Megawati Ajak Prabowo Tempur Lagi di 2024
Pertemuan Prabowo dan Emak-emak Untuk Jelaskan Langkah Politik Usai Pilpres
Terlibat Kasus Korupsi, PDIP Langsung Pecat Nyoman Dhamantra
Pengamat: Masih Bisa Berubah Meski Jokowi Sebut Kabinet Sudah Final