Jumat, 26 April 2019 | 17:08 WIB

Diduga Tidak Mengantongi Izin, Warga Protes Pembangunan Gardu Induk PLN

foto

Administrator

area pembangunan proyek gardu PLN di Desa Biting Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember

Jember, Fakta Indonesia News.com -- Rencana Pembangunan Gardu Induk PLN di Desa Biting Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember, diduga tidak mengantongi izin serta diprotes warga. Luas lahan lebih dari 1 Ha, dan sekeliling lahan tersebut sudah dibangun pondasi yang rencananya untuk Gardu Induk PLN dari pusat.

Menurut Agus, salah satu mandor CV. Hasta Karya dari Surabaya mengatakan kalau mengenai perizinan kami tidak tahu mas, saya hanya pekerja, lebih baik tanyakan langsung ke pimpinan yaitu Pak Rohadi.

“Kapasitas kami cuman sebagai pekerja dan tender proyek ini dimenangkan CV. Hasta Karya, Pak Rohadi hari ini tidak ada di lokasi, masih diluar Kota,” ucap Agus yang mengaku mandor proyek saat di konfirmasi dilokasi di Desa Biting Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember, Jum’at (12-04-2019).  

Mengenai pembangunan Gardu Induk PLN yang dibangun di Desa Biting Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember,  memang sudah ada aktivitas pekerjaan proyek benar adanya. Keluhan masyarakat  sudah kami sampaikan kepada rekanan dari proyek itu, supaya segera disampaikan kepada pimpinan segera mengadakan sosialisasi agar di masyarakat tidak ada gejolak dan bertanya-tanya tentang pengerjaan proyek tersebut. Alangkah baiknya mas, sampean konfirmasi juga Bapak Camat bagaimana tanggapannya. kata AKP. Eko Basuki TA saat dihubungi melalui telepon.

Sedangkan Camat Arjasa, Ir. Herwan Agus Darmanto saat dihubungi melalui telepon seluler (Hpnya) aktif  tetapi tidak diangkat.

Menurut salah satu tokoh setempat Achmad Aris Arifin di Desa Biting Kecamatan Arjasa, mengatakan saya akan melaporkan kepada pihak terkait secara tertulis dengan adanya keluhan di masyarakat, mengenai pembangunan proyek gardu induk ini yang diduga tidak mengantongi izin, seperti IMB dan HO.

“Seharusnya, sebelum pengerjaan dimulai disosialisakan dahulu pada masyarakat setempat, izin ganguan (HO), saya laporkan ke Kecamatan, Polsek dan Koramil, seandainya pihak CV, dan PLN tidak mengantongi izin,” jelas Ahmad Ari dengan tegas  

Sementara menurut Arsiah alias Ibu Tolib warga Desa Biting yang berdekatan dengan lokasi proyek gardu induk PLN mengatakan, dari pihak PLN dan rekanan CV, mulai dari awal sampai sekarang, dan masyarakat lainnya tidak pernah ada sosialisasi tentang pembangunan proyek tersebut.

“Tahu- tahu sudah ada pengerjaan proyek, dengan pengerjaan bangunan pondasi  di sekeliling lahan yang sebegitu luas, proyek apa dan dari mana, kami tidak tahu mas? Ucap Arsiah.

Begitu juga menurut Rahmad Suyono dan ibu Karsiyah mengatakan hal yang sama mengenai pembangunan gardu induk PLN tersebut tidak pernah ada sosialisasi atau musyawarah mengenai pembangunan tersebut, apalagi minta tanda tangan, untuk izin setempat.

“Kami selaku warga setempat tidak tahu ada pembangunan proyek gardu induk PLN, karena tidak ada sosialisasi sebelumnya pada warga, apalgi dari pihak CV untuk minta izin, persetujuan atau apalah untuk diketahui warga,” tutupnya.

(Win/Jen)