Skyscraper
Skyscraper

Diduga Pengerjaan DD Tahap I, di Desa Serang Kulon Tidak Sesuai RAB

foto

Administrator

ilustrasi

CIREBON, Fakta Indonesia News. Com -- Warga Desa Serang Kulon, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon semakin gerah terhadap pemerintahan desa setempat, lantaran kehadiran Dana Desa (DD) yang mestinya dapat menggenjot kesejahteraan warga, justru terindikasi di sunat oleh oknum Kuwu setempat.

Yusup (40), Warga Dusun 03, mengungkapkan dugaan penyimpangan oleh Kuwu Turki (51) bukan kali ini saja. Sejak dirinya menjabat Kuwu Serang Kulon warga telah membaca gelagat tata kelola pemerintahan yang kurang baik. Demikian dikatakannya kepada Fakta Indonesia News. Com, saat ditemui di rumahnya, Sabtu (5/7/2019)

dikatakan yusuf, Kuwu Turki selama menjabat, warga tidak pernah diajak melaksanakan Musyawarah Dusun (Musdus) maupun Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes), warga sangat kecewa, karena pembangunan dan pemberdayaan desa mestinya melibatkan warga desa itu sendiri.

“Adanya indikasi penyimpangan juga terlaporkan melalui hasil pemeriksaan inspektorat Kabupaten Cirebon terhadap Dana Desa (DD) tahun 2018. Pada lembar pemeriksaan tercatat temuan senilai Rp 102 juta serta pajak yang belum disetor sekira Rp 35 juta,”jelasnya.

Pada tahun 2019, gelaran DD Tahap I, warga kali ini secara detail mencatat biaya realisasi pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

“Dari dua gelaran/kegiatan pekerjaan di Dusun 03 yakni pekerjaan Pengerasan Jalan usaha Tani serta Pembangunan Spal, terhitung, pekerjaan pengerasan jalan usaha tani menghabiskan biaya sekira Rp 20 juta, sedangkan nilai RAB sebanyak Rp 35 juta selisihnya Rp 9 juta. juga pengerjaan SPAL Angka RAB adalah 45 juta, tapi pelaksanaanya hanya sekira Rp 24 juta,”bebernya.

Ketika menghubungi kuwu Turki lewat telepon selulernya tidak aktif bahkan sulit ditemui, sebelum berita ini diturunkan.

(Rohmat em humair/**).

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Personel Polres Sumedang dan Mahasiswa Sholat Ghoib Berjamaah
Pelepasan Kontingen Ikuti The 21st National Scout Jamboree Thailand 2019
Kapolda Jambi Berharap Mahasiswa Kondusif Saat Pelantikan Presiden
Gubernur Jawa Barat: Program Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum