Sabtu, 23 Maret 2019 | 01:23 WIB

DPP LSM Penjara Semakin Solid dengan Kepemimpinan Agung Setiawan

foto

Administrator

pengurus DPP LSM Penjara Serta Ketua DPD dan DPC

BANDUNG, Fakta Indonesia News.Com --  Sekretaris Jenderal DPP LSM PENJARA, Tonny Supriadi, SH. MH  tidak ambil pusing dan sebenarnya kami tidak mau menanggapi dengan hasil musyawarah nasional luar biasa ( Munaslub) yang di beritakan di salah satu media online.

Munaslub tersebut tidak sah karena bukan digelar oleh pengurus DPP LSM PENJARA yang memegang  Surat Keputusan (SK) dan data-data kelembagaan. Kepengurusannya baik di DPD dan DPC karena bisa dilihat hanya di hadiri 13 orang yang bukan bagian dari kepengurusan kami.

Hal itu diungkapkan Tonny Supriadi, di sekretariat jalan Padasuka Bandung, Senin (07-01-2019). “Munaslub itu ada dasarnya dan  keabsahan munasnya, Sedangkan yang melaksanakan Munas itu pengurus DPP LSM Penjara yang sah yang punya SK Menkumham,” ucapnya

‎lanjut Tonny pengangkatan sebagai ketua Umum harus berdasar,  jelas dan sah. Musyawarah untuk memilih Ketua Umum harus sesuai dengan aturan Anggaran Dasar dan Angaran Rumah Tangga (AD/ART) LSM Penjara.

“Jelas apa yang dilakukan mereka itu tidak sah karena di luar kepengurusan, seperti yang merasa pemberi mandat yaitu Ramses Siagian Ketua LSM Gmasi, dan Max Ketua LSM BMX serta  lainnya, orang-orang tersebut yang sudah di berhentikan dari kepengurusan kita,” paparnya.

‎Prinsipnya ya itu tadi kalau melaksanakan musyawarah nasional (Munaslub) itu ada syarat-syaratnya. yaitu sesuai AD/ART  kalau tidak sesuai AD/ART berarti itu enggak benar karena tidak dapat di buktikan dan berdasar, adanya Munaslub, dan itu harus disampaikan kepada DPP. “DPP juga harus rapat pleno apakah pelaksanaan atau usulan itu dirasa memenuhi unsur kegentingan organisasi atau tidak," Jelas Sekjen DPP LSM Penjara

Pada intinya kami di kepemimpinan Ketua Umum Agung Setiawan semakin kuat dan besar. Kedepan tetap solid begitupun yang melaksanakan Munas harus pengurus yang sah itu dibuktikan dengan SK menkumham," pungkasnya.

(A/Rez)