Jumat, 26 April 2019 | 17:01 WIB

Simulasi Pengamanan MenjelangPemilu di Kantor KPUD Majalengka

foto

Ajen

Polres dan Kodim Majalengka melaksanakan kegiataan simulasi penangan keamanan menjelang Pemilu di halaman KPU Majalengka

Majalengka, Fakta Indonesia News.com -- Kapolres bersama Dandim 0617 Majalengka latihan simulasi pengamanan kontijensi menjelang pemilu 2019. Kurang lebih 500 personil jajaran Polres Majalengka dan Personil Kodim 0617 Majalengka melaksanakan kegiatan latihan Satuan Tugas Tri Patra, dihalaman utama kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majalengka Jum’at  (08/02/2019),

Simulasi penanganan keamanan menjelang pemilu, dimulai dengan rangkaian pembentukan dalmas (pengendali massa) tim negosiasi, dalmas awal, dalmas lanjutan serta tim penindakan massa anarkhis.

Latihan Satgas Tripatra  ini merujuk pada skenario situasi demonstrasi massa yang disimulasikan dalam bentuk kegiatan penanganan unjuk rasa damai, berlanjut pada penanggulangan massa anarkhis serta aksi penyelamatan Ketua KPUD yang disekap kelompok massa sebagai imbas dari penolakan hasil Pemilu.

“Latihan Satuan Tugas Tri Patra  ini penting, dalam rangka kesiapan personil serta sarana prasarana yang ada guna mendukung kegiatan pengamanan Pemilu 2019, baik Pileg maupun Pilpres, yang saat ini telah memasuki masa tahapan kampanye,” ungkap Kapolres Majalengka AKBP Mariyono S.I.K., M.Si  usai pelaksanaan latihan di kantor KPU.

Selain itu, Komandan Kodim 0617 Majalengka Letkol Arm. Novi Herdian, SH, MM menambahkan bahwa latihan ini sebagai kegiatan simulasi dalam pengamanan agar terjalin sinergitas yang lebih solid dalam menghadapi ancaman kontijensi menjelang Pilpres dan Pileg pada April 2019.

"Kita kedepankan sinergitas TNI Polri dalam melakukan pengamanan aksi, semoga semua tahapan berjalan dengan lancar aman, kondusif. Kegiatan ini hanya bentuk antisipasi dan mengecek sejauh mana kesiapan personel menghadapi kejadian seperti ini, intinya kami dari TNI dan Polri selalu siap kapanpun dibutuhkan ketika ada gangguan-gangguan keamanan," pungkasnya.

(Ma/As)