Warga Perumahan Bumi Cikande Indah Menjerit, Lantaran PDAM Tidak Mengalir Hampir Seminggu

foto

-

Serang, FaktaIndonesiaNews.Com-- Warga Perumahan Bumi Cikande Indah (BCI) Menjerit, keluhkan pelayanan PDAM Tirta Albantani yang bererada di wilayah Desa Cijeruk Tambak, kecamatan kibin, Kabupaten Serang-Banten, Rabu (28/07/21).

Sudah hampir Satu Minggu, Pelayanan Air dari PDAM Tirta Albantani tidak mengalir untuk memenuhi kebutuhan sehari hari, tentunya ini sangat berdampak pada aktifitas warga BCI seperti susah untuk memenuhi kebutuhan mandi, mencuci dan lainnya.

Salah satu Warga BCI, Irani mengatakan kepada awak media, Sudah hampir satu Minggu ini air tidak mengalir, dan tidak pernah ada bantuan yang datang dari pihak PDAM, sekalinya ada bantuan air bersih yang datang tidak merata penyalurannya.

" Tak jarang kami harus membeli air galon isi ulang atau membeli air jerigen dengan harga 1 Galon isi ulang nya Rp. 4000; kalau di kalikan 5 sudah berapa, bahkan hari ini pun tidak ada bantuan air dari PDAM, tentunya ini menjadi beban bagi kami Karna harus merogoh kantong lebih dalam lagi, terlebih dimasa PPKM seperti ini, Saya berharap kepada Pemerintah setempat dapat menanggulangi permasalahan air yang sudah hampir seminggu ini tidak mengalir, kami sangat kesulitan sekali akan kebutuhan air untuk sehari-hari," Harap Irani.

" Kalau kami telat bayar ,meteran langsung disegel, ketika seperti ini mereka cuek bebek saja, sementara air tidak mengalir pun kami tetap dikenai beban pembayaran dari meteran air," Keluh Irani.

Saat di hubungi melalui pesan WhatsApp, Afani Koordinator PDAM Cikande Kopo mengatakan, "Terkait ini sudah ada kesepakatan dengan seluruh Stakeholder baik polda maupun kejati. kita selaku pengguna sudah berupaya maksimal untuk bekerjasama dengan pihak bendungan untuk mengoptimalkan air, ada walau sedikit,ini pun sejak 2017".

Afani menambahkan " Kebetulan minggu ini harus ada pengerjaan kering jadi mati total".

Sementara itu dari Pihak Balai air dan Sungai (Ahmad) melalui pesan WhatsApp, memberikan tanggapan "kalau kaitan rencana sebelum normalisasi terlebih dahulu dapat di sosialisasikan dengan terkait2 dan untuk pengambilan air yang lebih aman oleh PDAM sebaiknya dari sungai langsung supaya terhindar dari resiko," Jelasnya.

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Danrem 064/MY Dampingi Kapolda Banten Tinjau Serbuan Vaksin Massal Diponpes Ikhlas Salman Al-Farisiy
Kapolres Serang Kota Polda Banten Resmi Menjabat Mabisaka Bhayangkara Kota Serang
3 Ton Ikan Lele dan 250 Paket Sembako di Bagikan Untuk Masyarakat dan Para Pekerja TPU Buniayu
Sambang Warga Dan 60 Menit Bersama Polisi, Bhabinkamtibmas Polsek Ciruas