HMSI Universitas Nusa Putra Perdalam Bisnis Startup

foto

SUKABUMI, FaktaIndonesiaNews.Com – HIMPUNAN Mahasiswa Sistem Informasi (HMSI) Universitas Nusa Putra Sukabumi menggelar kunjungan wisata industri ke Divisi Digital Service (DDS) Telkom, Bandung dan Farm House, Lembang, belum lama ini. Sebanyak 57 orang mahasiswa Sistem Informasi (SI) mendapat pendampingan langsung dari Ketua Prodi (Kaprodi) SI, Dudih Gustian dan pembina HMSI, Falentino Sembiring.

Menurut ketua pelaksana kunjungan wisata industri, Muhammad Wildan Goni, kegiatan ini bertujuan untuk memperluas pengetahuan mahasiswa SI seputar teknologi informasi langsung dari SDD Telkom sebagai salah satu perusahaan pengelola teknologi informasi terbesar yang ada di Indonesia.

“Selain itu untuk menambah semangat mahasiswa, agar lebih giat dalam mendalami kompetensi keahlian di bidang teknologi informasi,” kata Wildan seusai acara.

Selama berkunjung ke DDS Telkom, para peserta mendapatkan materi langsung dari para nara sumber mengenai pengelolaan bisnis rintisan (startup) di bidang teknologi dan cara kerja jaringan Telekomunikasi.

“Dari DDS telkom, kami bisa mendapat pengetahuan mengenai pengelolaan bisnis startup seperti Bukalapak, Tokopedia dan lain-lain langsung dari praktisi teknologi informasi,” ujar mahasiswa yang biasa dipanggil Jose ini.

Kaprodi SI Universitas Nusa Putra, Dudih Gustiawan sedang menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan kepada pihak DDS Telkom Bandung.

Setelah puas dengan pemaparan materi dari pengelola DDS Telkom, Bandung, peserta melanjutkan kegiatan kunjungannya ke Farm House, Lembang. Di Lembang juga para peserta mengunjungi pusat tahu susu Lembang.

Terpisah, Kaprodi SI, Dudih Gustian menerangkan kegiatan ini merupakan salah satu pilihan dari banyak metode pembelajaran yang dilakukan Prodi SI. Dengan metode kunjungan wisata industri, Dudih berharap mahasiswa SI semakin memiliki ketertarikan terhadap setiap perkembangan teknologi informasi.

Dudih menjelaskan, fokus utama dari metode kunjungan industri itu untuk mengembangkan pemahaman dan pengalaman mahasiswa terhadap materi pembelajarannya. Karena hal ini menurutnya, akan memberi implikasi kuat kepada para mahasiswa.

“Jika seorang mahasiswa mendapat banyak pembelajaran melalui pengalaman mengenai perkembangan teknologi informasi. Maka, mereka akan semakin tertarik terhadap setiap perkembangan teknologi informasi. Hal itu, akan bermanfaat untuk meningkatkan semangat dan daya pikir mahasiswa selama kuliah,” papar Dudih.

“Lebih lanjut kedepannya, kegiatan ini juga utuk menjalin Memorandum of Understanding (mOU) antara kedua belah pihak, khususnya untuk program intership (magang) dan PKL bagi mahasiswa SI,” terangnya. 

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Pemerintah Ajak Masyarakat Sempurnakan RUU Cipta Kerja
Diskar PB Telah Gunakan Rp3,2 Miliar Anggaran Darurat
Pemkab Garut Gandeng Kejaksaan Negeri Dalam Penanganan Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara
Pemprov Jatim Bagikan Tambahan Suplemen BPNT kepada 333.022 KPM