FAKTA ADS
FAKTA ADS

Bantuan untuk Pelaku UMKM, Pemkab Ciamis: Sudah 15.976 Pengajuan

foto

Ciamis, FaktaINdonesiaNews.Com - Sebanyak 15.976 pelaku usaha mikro kecil menengah UMKM di Kabupaten Ciamis telah mengajukan untuk mendapat bantuan sosial (Bansos) produktif dari pemerintah pusat. Bantuan tersebut berupa modal usaha sebesar Rp 2,4 juta.

Kepala Dinas KUMP Ciamis David Firdha mengatakan sejak dibukanya pendaftaran bansos, setiap hari kantornya ramai didatangi para pelaku UMKM. Mereka memberikan data dan persyaratan yang diperlukan. Kemudian dinas langsung mengajukan ke Kementerian Koperasi dan UKM.

Bansos yang diberikan sebesar Rp 2,4 juta untuk modal kerja agar para pelaku UMKM dapat bertahan di tengah pandemi COVID-19. David menyatakan para pelaku UMKM di Ciamis yang mendaftarkan diri jumlahnya cukup banyak dari perkiraan.

"Ternyata cukup banyak, sampai 22 Agustus jumlahnya sudah 15.976 usulan pengajuan. Kemungkinan masih akan terus bertambah. Pelayanan penerimaan pengajuan juga terus kami buka sampai ada instruksi selanjutnya," ungkap David Firdha, Senin (24/8/2020).

David menjelaskan dalam bansos ini, Dinas KUKMP Ciamis hanya menerima persyaratan pendaftar. Setelah komplit akan langsung diajukan ke pusat. Sedangkan UMKM yang mendapat bantuan atau tidak ditentukan oleh Kementerian Koperasi dan UKM.

"Jadi kami hanya memeriksa berkas administrasi pendaftaran. Kalau ada yang masih kurang diminta untuk dilengkapi. Ketika sudah lengkap kami langsung input data ke sistem," jelas David.

David menerangkan persyaratan untuk pengajuan bansos produktif cukup mudah. Mulai dari melengkapi data diri, fotocopy KTP, nomor rekening, izin usaha mikro (IUMK) dan keterangan usaha dari Desa dan diketahui oleh Kecamatan.

"Pengajuan bantuan ini gratis tidak dipungut biaya. Kami juga tetap melaksanakan pelayanan saat hari libur kemarin. Layanan kami lakukan sampai ada pengumuman untuk ditutup," katanya.

Dalam melakukan pelayanan, protokol kesehatan COVID-19 tetap ditempuh. Mulai dari cek suhu tubuh di pintu masuk, mencuci tangan, jaga jarak tempat kursi tunggu dan mewajibkan pakai masker.

"Bagi yang jauh berkas pendaftaran juga bisa dititipkan ke desa atau kecamatan secara kolektif nanti dibawa ke Dinas KUKMP Ciamis," ujarnya.

Salah seorang pelaku UMKM, Anwar, yang membuka usaha makanan ringan mengaku di masa pandemi ini kondisinya menurun signifikan. Ia sangat berharap mendapat bantuan sosial produktif tersebut.

"Di saat kondisi ini dengan bantuan Rp 2,4 juta sudah lumayan untuk menambah modal usaha. Semoga usaha saya bisa bangkit kembali," ujarnya.

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Road to The 3rd Investment Day: Jabar Siapkan 7 Proyek Investasi
Gubernur Jabar Tanda Tangani Perjanjian Pinjaman Daerah dengan PT Sarana Multi Infrastruktur
Disnaker Bandung Nerharap Daya Beli Pekerja Meningkat Dari Subsidi Upah
Gubernur Jabar Lepas Ekspor 30 Ton Ubi Jalar Bandung ke Hong Kong