Ditjen PAS Proses Pencabutan Status Bebas Bersyarat John Kei

foto

Jakarta, FaktaIndonesiaNews.Com - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Bogor mengeluarkan surat keputusan (SK) pencabutan sementara pembebasan bersyarat (PB) sementara terhadap tersangka kasus pemufakatan jahat, pembunuhan, dan perusakan, John Refra alias John Kei karena dinilai melanggar aturan. Bapas Bogor mengusulkan Ditjen PAS Kemenkum HAM segera memproses pencabutan pembebasan bersyarat tersebut.

"Bahwa John Kei telah melakukan pelangaran ketentuan saat menjalankan masa pembebasan bersyaratnya dengan telah ditetapkannya sebagai tersangka," kata Kabag Humas dan Protokol Ditjen PAS Kemenkum HAM, Rika A dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/8/2020).

Bapas Bogor telah melakukan pemeriksaan terhadap John Kei. Dari hasil pemeriksaan, pembebasan bersyarat John Kei direkomendasikan dicabut.

"Merekomendasikan pengusulan pencabutan SK pembebasan bersyarat John Kei," ujar Rika.

SK pencabutan sementara John Kei dari Bapas Bogor bernomor W10.PAS.6-PK.01.05.02-2381. Usulan pencabutan pembebasan bersyarat John Kei telah dikirim ke Ditjen PAS.

"Mengusulkan kepada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk pencabutan pembebasan bersyarat John Kei, No. W11.PAS.33-PK.01.05.02-2382," ucap Rika.

"Saat ini menunggu proses pencabutan pembebasan bersyarat dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan," imbuhnya.

John Kei mendapatkan pembebasan bersyarat dari Menteri Hukum dan HAM pada Desember tahun lalu. Dia resmi bebas bersyarat dari Lapas Nusakambangan.

"Narapidana atas nama John Refra alias John Kei bin Pauliinus Refra telah bebas menjalani pembebasan bersyarat pada tanggal 26 Desember 2019, berdasarkan surat keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor Pas-1502.PK.01.04.06 Tahun 2019 tanggal 23 Desember 2019," kata Kabag Humas dan Protokol Ditjen Pemasyarakatan Ade Kusmanto dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (27/12).

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 723K/PID/2013, John Kei divonis 16 tahun penjara dalam kasus pembunuhan berencana. Selama menjalani masa pidana, John Kei mendapat total remisi 36 bulan 30 hari dan bisa bebas pada 31 Maret 2025.

Namun, John Kei ditangkap tim Polda Metro Jaya pada Minggu (21/6) malam. John Kei ditangkap atas dugaan penyerangan di rumah Nus Kei di Green Lake City dan pembacokan di Duri Kosambi, Jakarta Barat.

Pertikaian ini bermula dari konflik antara John Kei dan Nus Kei. John Kei merasa dikhianati dalam hal pembagian uang tanah di Ambon.

Bagikan melalui
Berita Lainnya
KPK Masih Hitung Jumlah Uang Suap yang Diterima Bupati Kutai Timur Dkk
Langgar PSBB, Dua Kafe di Dago Disegel
Buka Saat PSBB Transisi, Diskotek Top One Disanksi Segel-Denda Rp 25 Juta
Suap dari Anak Buah 'Antar' Wali Kota Medan Dzulmi Eldin Dihukum 6 Tahun Bui