Terkait Penganiayaan Rere, H.Rebo Muhidin S.H : APH, Hakim Dan Kejaksaan Harus Bekerja Sesuai SOP

foto

-

Kab.Tangerang | Faktaindonesianews.com,- Rere Andrea pemuda yang kerap di panggil Rere kini tengah kehilangan masa depannya dikarenakan mata sebelah kirinya mengalami cacat permanen akibat korban penganiayaan yangt terjadi di simpang empat Desa Jambe, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang-Banten, Rabu (27/10/2021).

Kejadian bermula Pada saat Rere Andrea (18) sedang membeli makanan di simpang empat Jembe, seketika 2 orang pengendara sepeda motor menghampirinya spontan memukuli dan menusuk mata kirinya dengan menggunakan kunci motor,diketahui bahwa terduga pelaku adalah Warga Parung Panjang Bogor

Mul warga Jambe dihadapan awak media mengatakan bahwa dirinya sangat perihatin dengan kejadian tersebut yang mengakibatkan Rere Andrea mata kirinya menjadi cacat. 

" Matanya si Rere (18) warga Kampung Daraham RT 12 RW 01, Desa Jambe, Tigaraksa, mata kirinya jadi cacat permanen akibat ditusuk oleh 2 orang pengendara sepeda motor di simpang empat Jambe, " Ucap Mul, Rabu (27/10/2021).

Lanjut Mul bahwa masalahnya sudah dipersidangkan di Pengadilan Negeri Tangerang. 

" Tadi pagi kami lihat keluarga korban pergi ke pengadilan Negeri Tangerang, semoga Rere selaku korban mendapatkan keadilan. Kami warga Jambe mendoakan dan siap ikut mengawal persidangan jika diperlukan, " Kata Mul.

Adhitya Yudistira, S.H., bersama M. Zaenal Arifin, S.H. & Rekan selaku kuasa hukum Rere Andrea dihadapan awak media mengatakan bahwa dalam persidangan hari ini pihaknya belum mendapatkan kepusan dari hasil sidang. 

" Penyampaian dari penasehat hukumnya terdakwa ya kurang puas, bersifat politis sekali, seakan-akan dia yang jadi korbannya, jadi kaya diputar balikan fakta," ungakapnya

Hal tersebut menuai kritik keras dri Ketua Forum Bela Negara (FBN) H.Rebo Muhidin S.H dirinya mengungkapkan bahwa sesuai intruksi Kapolri,hukum polisi harus bekerja sesuai SOP termasuk Hakim dan kejaksaan kami Siap mengawal kasus ini sampai selesai

"Jangan tebang pilih kalau sampai tidak adil maka masyarakat banten dan Ormas akan turun apabila tuntutannya tidak sesuai dengan pasal yg di tentukan" Tegasnya

Penulis :Asep Amz

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Ops Antik Maung 2021 SatResnarkoba Polres Serang Polda Banten Ringkus Pengedar Pil Hexymer
Konsumen BPR Sarana Utama Multidana Cabang Cikupa Minta Perlindungan Hukum
Kapolda Banten: Jangan Ragu OTT Pungli dan Tindak Pidana Korupsi Lainnya
Warga Ds.Kamaruton Kec.Lebak Wangi Keluhkan Sertifikat Tanah dan Bangunan Miliknya Belum Diterbitkan