Gelapkan Uang Senilai 1.3 M, Ketua KONI Kota Tasik Ditahan

foto

ilustrasi

Tasikmalaya, FaktaIndonesiaNews.com - Terjerat kasus penggelapan uang bantuan senilai Rp 1,3 miliar tahun anggaran 2017 – 2018, Ketua Koni Kota Tasikmalaya ES ditahan Polres Tasikmalaya Kota. Penahanan ES tersebut terhitung sejak Senin, 26 Oktober 2020.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Yusup Ruhiman, membenarkan saat dikonfirmasi mengenai adanya penahanan ketua Koni Kota Tasikmalaya itu.

Dikatakannya, pihaknya hingga saat ini secara maraton masih terus melakukan pemeriksaan terhadap ES.

"Ya, Kami telah melakukan penahanan terhadap ES. Kami belum bisa menjelaskan secara rinci, kami masih terus melakukan pemeriksaan dan pendalaman terkait kasus yang menjerat ES itu," ujar Yuduf dilansir di laman GalamediaNews.com, Jumat 30 Oktober 2020.

Sebagaimana diketahui Pasal 2 ayat (1) yakni setiap orang yang secara melawan hukum melakukam perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara, dipidan penjara dengan penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan palaing lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.

Sedangkan Pasal 3 yaitu, setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana oenjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 20 tahun dan atau denda paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.

Kendati demikian, Ketua Koni Kota Tasikmalaya ES saat ini terpaksa harus ditahan karena dikhawatirkan bisa berbuat diluar kehendak dan atau menghilangkan barang bukti untuk pengembangan penyelidikan.

Sumber : GalamediaNews.com

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Perekonomian Jabar Menapak Menuju Pemulihan Ekonomi
KPK Terus Dalami Dugaan Gratifikasi Terkait Proyek Dinas PUPR Kota Banjar
Tahun 2020, Ada 2.885 Desa/Kelurahan Sadar Hukum di Jabar
KPAI Tasikmalaya Usulkan 5 Kesiapan Sekolah Sebelum Belajar Tatap Muka