Waspada!!! Tiga Daerah di Jabar Masuk Zona Merah, Apa Kabar Tasikmalaya?

foto

Tasikmalaya, FaktaIndonesiaNews.com - Tren kasus Covid-19 di Jawa Barat hingga saat ini masih terus mengalami peningkatan, terutama di tiga Kabupaten/Kota. Lantas apakah Tasikmalaya termasuk di dalamnya?

Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, kasus Covid-19 di Jabar saat ini hampir 40.000 kasus. Dalam sehari pernah terjadi peningkatan kasus baru sebanyak 750 kasus.

"Alhamdulillah saat ini sudah terkendali. Kenaikan kasus per hari sekitar 150 kasus," ujarnya, Rabu (11/11/2020).

Menurutnya, peningkatan kasus tersebut belum dapat dipastikan akibat dari libur panjang akhir Oktober lalu karena dari tiap wisatawan yang dicek tidak banyak yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Libur panjang penyumbang kasus terbanyak tak bisa dijadikan patokan. Namun, realitanya seperti itu. Sekarang persentase kenaikkannya 0,88 persen. Artinya sudah terkendali," ucap pria yang akrap disapa Kang Uu.

Ia menegaskan, saat ini daerah yang paling menonjol kenaikan kasusnya adalah Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Karawang.

"Ke tiga daerah tadi kembali masuk ke zona merah. Kota dan Kabupaten Tasikmalaya  InsyaAllah aman karena jauh dari ibu kota," ungkapnya.

Kang Uu menuturkan, melonjaknya kasus Covid-19 saat ini kebanyakan dari klaster keluarga. Sebagai langkah penanganan dan antisipasinya penyebaran tentunya harus datang dari kesadaran keluarga itu sendiri.

"Jika keluarganya sadar ada yang kena Covid-19, maka harus segera dilakukan isolasi. Jangan malah ngeyel. Insyaallah akan segera teratasi karena yang namanya orang kena Covid-19 itu tidak terlepas dari keluarga," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat mengatakan, di Kota Tasik saat ini yang perlu diwaspadai adalah klaster keluarga.

Pasalnya, keberadaan klaster keluarga ini, kata Dia, hampir ada di tiap Kecamatan dan Kelurahan.

"Yang tercatat di kami, jumlah klaster keluarga sekitar 49 kasus," bebernya.

Uus menjelaskan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, hingga Rabu (11/11/2020), terdapat kenaikan kasus sebanyak 8 orang.

Sehingga kini akumulatif kasus Covid-19 di Kota Tasikmalaya jumlahnya sebanyak 473 kasus dengan kasus aktif sebanyak 129 kasus.

Kendati demikian, Pemerintah Kota Tasikmalaya melaui surat edaran menghimbau agar masyarakat waspada dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Namun untuk pemberlakukan jam tutup operasional usaha masih belum ada perubahan. Yaitu, buka jam 06.00 WIB dan tutup pukul 23.00 WIB. Kebijakan ini diperpanjang hingga 23 November nanti.

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Hadiri Pelantikan FORSIL RT RW, HM Yusuf Berharap Ada Sinergitas Antara Forsil Dengan Pemerintah
Berstatus Zona Merah, Pemkab Tasikmalaya Akan Berlakukan PSBM
3 Pasien Covid-19 di Tasikmalaya Meninggal Dunia
Jabar Hattrick Provinsi Informatif dari Komisi Informasi Pusat