SEP Tasikmalaya Support Pesantren Sebagai Penggerak Ekonomi Syariah

foto

Tasikmalaya, FaktaIndonesiaNews.com - Serikat Ekonomi Pesantren Tasikmalaya menyelenggarakan kegiatan Edukasi dan literasi keuangan syariah kepada pimpinan, pengurus dan guru pondok pesantren se-Priangan Timur, Rabu (25/11).

Ketua Umum Serikat Ekonomi Pesantren (SEP) Tasikmalaya, Ustaz Ahmad Tazakka Bonanza Spd.I MM mengungkapkan, pihaknya melakukan kolaborasi dengan PNM Syariah dan BSM yang diinisiasi serta didorong oleh Kementerian Perekonomian dalam rangka untuk mensupport pesantren sebagai penggerak ekonomi syariah.

“Untuk Idrisiyyah alhamdulillah sudah kumplit, memiliki keuangan syraiah dan BMT. Kita mendorong pesantren lain yang jumlahnya kurang lebih mencapai 80 pesantren yang hari ini hadir secara offline dan disiarkan juga melalui online se-Jawa Barat,” ujarnya.

Aka, sapaan akrabnya, mengungkapkan telah mengedukasi guru-guru dan ustaz agar lebih memahami keuangan syariah. Nantinya, para ustaz di pesantren bergerak mengembangkan keuangan syariah dan ekonomi islam yang lebih luas lagi.

Pihaknya juga telah bekerjasama dan berkolaborasi dengan PNM syariah, membuka peluang untuk permodalan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Nantinya skema untuk permodalan UMKM sendiri difasilitasi oleh serikat pesantren dan PNM syariah.

“Bulan depan Insya Allah sudah bisa diselenggarakan dan dikolaborasikan. Alhamdulillah kita sudah identifikasi beberapa pesantren di Priangan Timur. Nanti bulan depan atau akhir tahun ini bisa kita eksekusi,” ungkapnya.

Skema permodalan, kata Aka, nantinya kolaborasi dengan PNM syariah dan PNM akan memberikan permodalan bersama serikat pesantren melakukan pendampingan dan edukasi bisnis. Untuk kapasitasnya juga cukup besar, bisa sampai Rp300 juta dan dimulai dari Rp2 juta.

“Sebelumnya kita juga sudah berkolaborasi termasuk dengan BSM. Artinya dengan perbankan syariah ke depan bisa dikolaborasikan juga. Hanya untuk awal disesuaikan dengan kapasitas pesantren dan kesiapan pesantren,” kata dia menambahkan.

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Citarum Harum: Tercemar Ringan, Ikan Kini Bisa Hidup di Sektor 6
Makna Bela Negara bagi Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Kampung KB Ngahiji Cibangkong Juara Lomba Kampung KB Jabar
Tingkatkan Sosialisasi dan Edukasi Isolasi Mandiri bagi Pasien COVID-19 Tanpa Gejala