Miris... Tunta Netra di Kabupaten Ciamis Tidak Tesentuh Bantuan PPKM

foto

-

Ciamis, FaktaIndonesiaNews.Com -- Tuna netra di Ciamis tidak tersentuh bantuan dampak perpanjangan PPKM.

Pengakuan tersebut dari Edi yang menyatakan, PPKM terus ada perpanjangan, malah merusak mata pencahariannya sebagai tukang pijat.

“Jadi, sama sekali tidak ada panggilan kerjaan untuk tukang pijat yang ke hotel maupun rumah-rumah lagi. Mungkin, orang takut terpapar Covid-19, lantaran pijat itu memang bersentuhan langsung,” papar Sarmin, warga Dusun Mekarsari, RT 3 RW 7, Desa Mekarjaya, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis.

Edi juga mengaku, perpanjangan PPKM melumpuhkan perekonomian tuna netra yang berprofesi tukang pijat.

“Maka, saya hanya bisa duduk di rumah tanpa penghasilan, sementara makan harus ada tiap hari. Namun, bantuan PPKM yang saya tunggu, tidak ada sama sekali,” paparnya.

Pihaknya juga menyatakan, hanya mendapat bantuan saat bulan puasa. Namun, akhir-akhir ini tidak ada bantuan lagi.

“Sementara, makan itu perlu tiap hari, tapi sekarang, paling ada tetangga yang ngasih makan,” jelasnya.

Pihaknya juga tidak habis pikir mengapa para eksekutif dan legislatif tidak memberikan bantuan kepada tuna netra. Itu seperti tidak peduli sama sekali.

“Jadi, saya perlu yang namanya beras untuk makan, sementara PPKM ada perpanjangan terus. Namun, urusan perut itu tidak bisa kompromi lagi, lantaran perlu tiap hari ada,” paparnya.

Rupanya, tuna netra di Ciamis ini banyak, bahkan ada ratusan lebih. Namun, tidak ada yang peduli satupun kepada para tuna netra. “Apalagi, kondisi PPKM ini membuat kami jengkel, lantaran tidak ada gunanya kalau tidak ada batuan,” tegasnya.

Menurutnya, sekarang ini adalah saat yang paling terpuruk. Pasalnya, perpanjangan PPKM sudah beberapa kali, bahkan mau usaha juga sudah tidak bisa.

“Apalagi, kami ini sebagai jasa tukang pijat, maka tolong perhatikan kami ini,” tuntasnya. 

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Wali Kota Minta ASN Menjadi Anggota KPKB
Tiga Tahun Bersama, Oded Ungkap Rahasia Keharmonisan dengan Yana
Jabar Siap Bantu Biaya Pendidikan Data Anak Yatim akibat COVID-19 Harus Disinkronkan
Polres Subang Kerahkan Anggota Bhabinkamtibmas Bagi-bagi Bansos Sembako Ke Rumah Warga