Satreskri Polresta Cirebon, Berhasil Mengkap 9 Anggota Geng Motor Sadis yang Akibtkan Korban Cacat

foto

-

Cirebon, FaktaIndonesiaNews.Com - Sat Reskrim Polresta Cirebon berhasil meringkus sembilan anggota geng motor sadis yang aniaya korbannya hingga alami putus jari. Dari sembilan pelaku, lima di antaranya masih di bawah umur.

Kasat Reskrim Polresta Cirebon Kompol Rina Perwitasari menyebutkan kejadian pengeroyokan yang dilakukan anggota geng motor itu terjadi pada Kamis (15/7) dini hari di wilayah Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.

Korban, inisial DZ (21), merupakan anggota geng motor. Saat kejadian, pemuda tersebut bersama temannya tengah konvoi menggunakan tiga motor. Mereka bertemu dengan kelompok pelaku. Korban langsung menjadi target dan dikejar oleh kelompok pelaku.

"Kendaraan yang digunakan korban mengalami kecelakaan dan terjatuh. Korban langsung diserang oleh kelompok pelaku," kata Rina kepada awak media di Mapolresta Cirebon, Jawa Barat, Kamis (22/7/2021). Dikutip Dari Detik.Com

Rina mengatakan sejumlah pelaku membacok dada korban hingga menembus paru-paru. "Membacok menggunakan celurit hingga mengenai paru-paru bagian kiri. Dua jari korban juga putus. Yang lainnya juga ikut memukul bagian dada. Saat ini kondisi korban koma karena paru-parunya terkena sabetan celurit," kata Rina.

Korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS Sumber Waras Cirebon. Pelakunya berinisial AR (21), AS (20), MY (20), AL (20), dan lima pelaku lainnya merupakan anak di bawah umur.

"Para pelaku merupakan anggota geng motor Moonraker, dan korbannya juga anggota geng motor XTC," kata Rina.

Selain menangkap pelaku, polisi menyita barang bukti berupa sepeda motor dan celurit. Para tersangka dijerat Pasal 170 KUHP yang ancaman hukumannya sembilan tahun penjara.

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Simpan Sabu 5,61 Gram di Lipatan Tisu, Ipang Ditangkap Satresnarkoba Polresta Tangerang
Satuan Reserse Polres Serang Kota Polda Banten Ringkus Pelaku Pembunuh Wanita Dalam Kosan
Kapolres Serang Kota: Kepemilikan Airsoft Gun Ada Aturannya, Ungkap Kasus Tersangka ARN
Sekjen DPC-LAN Kabupaten Tangerang Kutuk Keras Beredarnya Kembali Peredaran Daftar Obat Golongan-G