Cerita Bupati Pacitan Tertahan Masuk Kerja Gegara Suhu Tubuh Tinggi

foto

Pacitan, FRaktaINdonesiaNews.Com - Sejak virus corona ditetapkan menjadi pandemi, upaya pencegahan penyebaran terus dilakukan di mana-mana. Termasuk di lingkup Pemkab Pacitan.


Setiap orang yang hendak masuk komplek sekretariat daerah wajib lulus tes suhu tubuh. Jika alat ukur menunjukkan angka di atas 38 derajat celsius, yang bersangkutan dilarang masuk.

Bupati Indartato termasuk yang terkena dampak aturan tersebut. Gegara suhu tubuhnya melebihi ambang batas, orang nomor satu di Kota 1001 Gua itu harus rela tertahan di ruang istirahat Satpol PP.


"Ndak apa-apa. Memang aturannya seperti itu demi keamanan kita semua. Saya akhirnya nunggu sekitar satu jam di (kantor) Satpol PP. Begitu suhu tubuh turun, saya diperbolehkan masuk," tutur Pak In, Kamis (26/3/2020) pagi.

Peristiwa tersebut, lanjut bupati dua periode itu, sudah berlangsung dua hari lalu. Kala itu dirinya sengaja keluar komplek pendopo untuk menikmati suasana pagi. Saat kembali masuk dia pun harus menjalani tes dengan thermal gun.

Namun ternyata hasilnya cukup mengejutkan. Perangkat berbasis sinar infra merah itu menunjukkan angka 38,7 derajat celsius. Tentu saja, petugas langsung menghentikan langkah bupati. Selanjutnya Pak In diminta beristirahat di ruang tunggu.

"Ada petugas Puskesmas yang datang memeriksa termasuk mengecek suhu. Kemudian setelah dinyatakan sehat dan suhu (tubuh) turun, saya diperbolehkan masuk," tambah bupati yang masih menjalani proses pemulihan setelah terserang DB.

Bupati berharap baik petugas maupun para ASN disiplin mengikuti prosedur pemeriksaan tiap masuk kerja. Sebab hal itu berkaitan dengan kesehatan banyak orang. Demikian pula untuk alat ukur, bupati minta agar dirawat dengan baik sehingga akurasinya terjaga.

Pantauan detikcom, hingga pukul 07.30 WIB masih banyak orang antre di pintu masuk pemkab. Tak hanya ASN, ada pula warga masyarakat yang menunggu giliran dites sebelum masuk pusat pemerintahan.

Tampak pula dalam antrean Bupati In beserta istri, Wabup Yudi Sumbogo dan Sekda Heru Wiwoho. Kali ini mereka semua dinyatakan lulus uji suhu tubuh dan diizinkan masuk.

Bagikan melalui
Berita Lainnya
PSBB Jabar Momentum untuk Tes Masif
Gelar Lebaran Virtual, Kominfo Ajak Masyarakat Berdamai dengan Pandemi Covid-19
Gelombang Tinggi di Sukabumi, Air Laut Meluber ke Jalan Raya
Bhabinkamtibmas Polsek Kedokanbunder Bersama Babinsa Koramil Karangampel Monitoring Pembagian KPM