Pasar Gembrong Jakpus Ditutup karena Ada yang Corona, Pedagang Jualan di Luar

foto

Jakarta, FaktaIndonesiaNews.Com - Mulai hari ini, Pasar Gembrong, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, ditutup karena empat pedagangnya terpapar virus Corona (COVID-19). Beberapa pedagang pasar yang biasa berjualan di dalam kini terlihat menggelar dagangannya di luar pasar.

Pantauan di Pasar Gembrong, Jl Pangkalan Asem, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2020) pukul 09.00 WIB, terlihat pintu masuk pasar dikunci. Tampak juga terpasang sebuah spanduk di depan pintu masuk.

"Dalam rangka sterilisasi COVID-19, kawasan Pasar Gembrong ditutup 3 (tiga) hari. Mulai tanggal: 27 Juni s/d 29 Juni 2020. Aktif kembali tanggal: 30 Juni 2020," tulis keterangan dalam spanduk.

Sementara itu, di sepanjang Jalan Cempaka 2, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, tepatnya di luar Pasar Gembrong, beberapa pedagang terlihat menggelar dagangan. Para pedagang yang berjualan ini didominasi oleh pedagang sayuran.

Salah seorang pedagang sayur bernama Syaiful mengaku berjualan di pinggir Jalan Cempaka 2 untuk menghabiskan stok sayuran. Biasanya ia berjualan di dalam pasar.

"Ngabisin barang dari dalam," kata Syaiful saat ditemui di lokasi.

Syaiful mengaku sudah mengantongi izin dari RW setempat. Apabila stok sudah habis, dia menyatakan tidak berjualan sampai pasar dibuka kembali.

"(izin berjualan di pinggir jalan dari) Pak RW. Ya nggak mesti (waktu berjualan di pinggir jalan) gimana dagangnya. Nggak pasti. Ini dikasih waktu ngabisin. Kalau sudah (habis stok), nggak belanja lagi, gitu," tutur Syaiful.

"Udah nggak belanja lagi sampai buka. Ini paling sehari lagi dagang (stok sayuran) biasa dagang di dalem," sambungnya.

Pedagang sayur lainnya bernama Beni juga menggelar dagangannya di pinggir Jalan Cempaka 2 untuk menghabiskan stok. Dia mengatakan tidak ada pemindahan pedagang yang berjualan dari dalam ke luar pasar, melainkan inisiatif dari pedagang sendiri.

"Nggak dipindahin, ini mah jualin yang sisa aja, kalau nggak dijualin nggak jadi duit dong. Nggak dipindahin, ini pindah sendiri. Ngabisin barang doang," ujar Beni di lokasi yang sama.

Seperti diketahui, empat pedagang Pasar Gembrong, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, terkonfirmasi terpapar virus Corona berdasarkan tes swab. Pasar Gembrong pun ditutup sementara selama tiga hari.

"Informasi dari kepala pasarnya (saat) saya telepon, mau ditutup tiga hari," kata Lurah Cempaka Putih Barat Parsono ketika dihubungi, Jumat (26/6).

Parsono menyebut Pasar Gembrong akan ditutup mulai Sabtu, 27 Juni 2020. Selama pasar ditutup sementara, akan dilakukan penyemprotan disinfektan di seluruh area pasar.

Bagikan melalui
Berita Lainnya
PPDB Bandung Barat Digelar Online, Ortu Diimbau Tak Datang ke Sekolah
Dinkes Aceh: 5 Pasien Corona di Lhokseumawe Tertular dari Transmisi Lokal
Pangdam III/Siliwangi Bersama Kapolda Dan Gubernur Jabar Adakan Rapat Evaluasi Gugus Tugas Covid-19
Presiden Ajak Negara ASEAN Perkuat Kerja Sama di Tengah Pesimisme terhadap Multilateralisme