Tuntut Keringanan BPP, Mahasiswa Telkom University Geruduk Kantor YPT

foto

Bandung, FaktaIndonesiaNews.Com - Puluhan mahasiswa Telkom University yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Telkom Bandung menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Yayasan Pendidikan Telkom (YPT), Jumat (3/7/2020). Mereka menuntut pihak kampus dan yayasan mengenai keringanan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP)


Masa sudah berkumpul di depan Gedung Yayasan Pendidikan Telkom. Masa juga membawa sejumlah spanduk yang bertuliskan 'Gedung ini Disegel Mahasiswa Tel-U' ada juga 'Rektor Belum Mendengar?' dan 'Kuliah di Rumah Kok Bayar?'.

Bahrul Bangsawan, salah satu peserta aksi menuturkan setidaknya ada lima tuntutan yang disampaikan kepada pihak yayasan. Selain dari penurunan UKT, ada juga perihal transparansi laporan keuangan, rencana kerja anggaran, rencana kerja manajerial, bantuan bagi mahasiswa yang orang tuanya terdampak, mengembalikan biaya asrama selama pandemi dan menerapkan protokol kesehatan untuk aktivitas di dalam kampus.

"Kemarin sudah di survei dan banyak mahasiswa yang merasakan hal itu. Seharusnya kampus juga bisa mendata itu sih, karena kita gabisa merangkul semua mahasiswa," katanya saat ditemui di lokasi.

Lebih lanjut, tuntutan penurunan BPP 50% tersebut terkait kebijakan rektor soal kuliah daring (online) semester depan. "Mahasiswa baru juga sudah bayar full tapi mereka sudah diinstruksikan kuliah online," ujarnya.

Mahasiswa beranggapan selama masa kuliah daring tidak banyak fasilitas yang dipakai seperti ruangan kampus, biaya operasional dosen yang tidak diwajibkan ke kampus, air, listrik, dan biaya praktek mahasiswa.

"Oleh sebab itu kami meminta 50 persen karena staf-staf yang masih harus ke kampus dan satpam juga pimpinan harus diberi gaji," ujarnya.

Kemudian, untuk keringanan BPP 100% diberikan pada mahasiswa yang orang tuanya meninggal dan penyintas COVID-19. "Kita juga mengacu pada Mendikbud tentang bantuan kepada perguruan tinggi swasta," katanya.

Aksi demo dari aliansi mahasiswa dimulai pukul 9 pagi tadi, hingga kini masih berlangsung dan akan dilanjutkan ke Telkom yang berada di Jalan Japati. Jika tuntutan tak kunjung dipenuhi, mahasiswa akan terus melakukan aksi hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Sementara itu, pihak Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) belum memberikan pernyataan resmi terkait aksi demo mahasiswanya.

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Momentum Transformasi Sektor Pariwisata dan Penerbangan
Pasien Corona Sembuh di Secapa AD Bertambah, Kini Sisa 71 Orang
Tidak Bermasker, Siap-siap Menyapu Jalan
Uu Ruzhanul Serahkan Alat Pertanian kepada Ponpes untuk Gerakan Program Santani