FAKTA ADS
FAKTA ADS

KPK Panggil Notaris Jadi Saksi Kasus Suap-Gratifikasi Rp 46 M Nurhadi

foto

Jakarta, FaktaIndonesiaNews.Com - Penyidik KPK memanggil seorang notaris bernama Siti Rohmah Caryana untuk jadi saksi terkait kasus dugaan suap-gratifikasi Rp 46 miliar yang menjerat mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. Siti bakal diperiksa sebagai saksi untuk Nurhadi.

"Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk tersangka NHD (Nurhadi)," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Senin (27/7/2020).

Selain itu, penyidik KPK juga memanggil satu saksi lain yakni seorang pegawai PT Mitsui Leasing, Andre. Andre juga bakal diperiksa untuk Nurhadi.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Nurhadi bersama menantunya, Rezky Herbiyono dan Direktur PT MIT, Hiendra Soenjoto sebagai tersangka. Ketiganya dijerat sebagai tersangka tersangka kasus suap dan gratifikasi senilai Rp 46 miliar terkait pengurusan sejumlah perkara di MA. Penerimaan tersebut terkait perkara perdata PT MIT melawan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) (Persero) pada 2010.

Kemudian, pada Senin (1/6) malam, KPK menangkap Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono di sebuah rumah di kawasan Simprug, Jakarta Selatan. Nurhadi dan Rezky ditangkap KPK setelah menjadi buron selama hampir 4 bulan.

Kedua tersangka itu kini ditahan di Rutan KPK. Namun, hingga kini Hiendra Soenjoto belum juga tertangkap.

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Pemkab Bandung Luncurkan Buku 'Sabilulungan Based Learning'
Dirjen SDPPI Apresiasi Buku Karya PPIA Mewujudkan Indonesia 4.0
Kementerian PANRB Pantau Tiga Sektor Layanan Publik Kota Bandung
Bupati Garut Terima Rombongan Visitasi Kepemimpinan Nasional II PUPR