Kenalan di Medsos, Pria Ini Aniaya Perempuan Paruh Baya Pakai Palu

foto

Cepu, FaktaIndonesiaNews.Com - Seorang perempuan berinisial S (50) dianiaya oleh pria bernama Roos Augusta Hendriyanto alias Hendrik (46) yang dikenalnya melalui media sosial Facebook. Pelaku menganiaya menggunakan palu.

"Pelaku memukul kepala korban sebanyak 5 kali. Pelaku juga membenturkan kepala korban," ujar Kapolsek Cepu AKP Agus Budiyana , Jumat (31/7/2020).

Dia mengungkap korban saat ini masih dirawat di RSUD dr R Soeprapto Cepu. Kondisi korban, lanjut Agus, terluka parah di bagian kepala.

"Keduanya berkenalan melalui media sosial beberapa bulan yang lalu," jelas Agus.

Diwawancara terpisah, Kanit Reskrim Polsek Cepu Ipda Wismo menambahkan, peristiwa tersebut bermula saat pelaku menjanjikan uang Rp 750 ribu kepada korban untuk membayar angsuran. Setelah berkomunikasi melalui telepon, korban datang ke rumah pelaku di Jalan Putri Tujuh, Kelurahan Balun.

"Sebelum terjadi penganiayaan, keduanya sempat berhubungan badan," kata Wismo.

Setelah berhubungan badan, lanjut Wismo, korban meminta uang yang dijanjikan pelaku. Namun, ternyata pelaku mengaku tidak mempunyai uang. Korban terus meminta dan akhirnya pelaku mengaku kebingungan dan emosi lalu mengambil palu dan menganiaya korban.

Mengetahui pelaku emosi, korban kemudian berteriak meminta tolong. Warga yang mendengar segera melerai keduanya.

Karena warga yang datang semakin banyak, pelaku sempat kabur mengendarai motor. Polisi akhirnya menangkap pelaku pada Kamis (30/7) pagi.

"Pelaku ternyata bersembunyi dan menginap di Hotel Cepu Asri Ketapang. Pelaku ditangkap di depan hotel saat hendak mencari makan pada hari Kamis (30/7) pukul 05.30 WIB," jelasnya.

Saat ini tersangka masih diperiksa polisi. Sejumlah barang bukti yang diamankan polisi terkait kasus ini di antaranya baju korban dengan bercak darah dan sebuah palu.

"Tersangka dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 4 tahun," pungkasnya.

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Wali Kota Turut Berdukacita Atas Wafatnya Sekda Kabupaten Bandung
100 Petugas Diterjunkan Cek Kelayakan Hewan Kurban di Bandung
KPK Panggil GM Keuangan PT HTK terkait Kasus Suap Bowo Sidik
Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Percepatan Transformasi Digital