Sensasi Bupati Bandung Sembelih Hewan Kurban di RPH

foto

Bandung, FaktaIndonesiaNews.Com - Akibat pandemi virus Corona kebiasaan memotong hewan kurban pun ikut berubah. Seperti yang dilakukan oleh Bupati Bandung Dadang M. Naser saat dirinya harus memotong sendiri sapi kurbannya yang dibantu menggunakan sebuah mesin khusus.

Biasanya, Dadang beserta jajarannya selalu memotong hewan kurban di halaman Masjid Al-Fathu, memudian dibagikan langsung kepada warga. Namun, karena situasi pandemi hal tersebut tidak dapat dilangsungkan dan akhirnya harus memotong hewan kurban di lokasi khusus pemotongan hewan.

Seekor sapi dengan berat 1 ton keluar dari kandang dan dimasukkan ke dalam sebuah mesin yang berada di Rumah Potong Hewan (RPH) Baleendah. Mesin tersebut merupakan penjepit bagi badan sapi dengan menggunakan tenaga hidrolik.

Setelah sapi terjepit, mesin pun memutarkan badan sapi hingga 90 derajat. Dalam keadaan seperti itu, sapi pun langsung disembelih oleh Dadang.

Dadang mengaku, memotong sapi kurban di RPH merupakan sensasi yang berbeda. Sapi tidak perlu dijatuhkan kemudian dijaga oleh banyak orang. Dengan mesin tersebut, penyembelihan sapi dapat dilakukan dengan mudah.

"Sensasinya sekarang sapi satu ton itu tidak harus repot repot dijatuhkan. Tinggal dijepit sama alat hidrolik, ditidurkan. Saya tinggal menurunkan pisau tarik kiri kanan beres. Kiai yang mendoakannya. Jadi lebih gampang," tuturnya usai menyembelih sapi di RPH Baleendah, Kabupaten Bandung, Jumat (31/7/2020).

Dadang menuturkan, RPH Baleendah merupakan milik Pemda Kabupaten Bandung. Di Kabupaten Bandung sendiri kini telah tersedia tujuh lokasi pemotongan khusus hewan.

Mesin yang digunakan disetiap RPH merupakan tiruan dari mesin yang ada di Australia. Namun, dari mesin tersebut dinilai masih memiliki kekurangan.

Salah satunya, darah yang keluar dari hewan terbuang tidak teratur setelah proses penyembelihan. Hal tersebut dialami pula oleh Dadang usai menyembelih sapi qurban milik Pemda Kabupaten Bandung itu.

"Biasa di sini paling berat 7 kuintal.
Ke depan kita bisa beli lagi mesin yang agak gede sedikit, sekitar tambah 5 cm. Itu bisa efektif ketika memasukkan sapi, langsung masuk, langsung dimiringkan pakai hidrolik tinggal potong. Tadi masih ada manualnya juga," ujarnya.

Selain itu, Dadang beserta jajarannya telah menyumbang sejumlah 46 ekor sapi serta 122 ekor domba. Nantinya, daging kurban yang sudah dipilah akan dibagikan kepada masyarakat secara door to door. Hal tersebut dimaksudkan agar tidak terjadi penumpukkan di tengah pandemi corona saat ini

"Nanti akan ada petugas yang datang ke yang berhak, ada yang keliling yang ditangani kecamatan dan Pemkab Bandung. Tadi ada yang disiapkan 46 ekor sapi, dombanya ada 112 itu sudah tersebar diberbagai tempat dan di berbagai DKM," paparnya.

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Sebanyak 1.461 Pengajar Lolos Guru Non-PNS SMA/SMK di Jabar
Kunjungi Tempat Ibadah, Wali Kota Ingatkan Masyarakat Taat Protokol Kesehatan
Kasdam III/Siliwangi Dampingi Asintel Kasad di TMMD ke-108 Sukabumi
Telah Berlaku, Wali Kota Berharap Tidak Ada yang Terkena Sanksi Soal Masker