FAKTA ADS
FAKTA ADS

Perubahan Perilaku Ciptakan Budaya Baru Penerapan Protokol Kesehatan

foto

Jakarta, FaktaINdonesiaNews.Com - Menumbuhkan budaya baru disiplin protokol kesehatan di masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) memerlukan waktu yang cukup panjang. Meskipun demikian, hal itu bisa dimulai dengan cara sederhana mengingatkan orang lain untuk selalu patuhi protokol kesehatan merupakah tahap awal dalam upaya meneguhkannya.

"Jadi, kuncinya perubahan perilaku untuk menjadikan budaya baru. Cuma sehari tidak cukup. Paling gampang perubahan perilaku pada saat virusnya menetap dan di situlah menjadi budaya baru," ujar Koordinator Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Bakti Bawono Adisasmito dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 bertajuk “Budaya Baru Agar Pandemi Berlalu” di kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu (12/08/2020).

Dalam konteks pandemi saat ini, lanjut Jubir Satgas Penanganan Covid-19, setiap individu tidak boleh ragu dalam mengajak masyarakat yang lainnya untuk tertib menerapkan protokol kesehatan. Karena, menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan di luar memang penting dalam mencegah terinfeksi Covid-19.

"Harusnya kalau kita sadar, bahwa ini adalah caranya. Maka kita harus bisa mengingatkan orang lain dengan gotong-royong menyadarkan mereka," tutur Wiku.

Dalam mendorong budaya baru tersebut, setiap individu dapat membantu mengingatkan masyarakat untuk disiplin dengan cara yang sopan dan santun. Sehingga, warga yang diingatkan itu dapat tersentuh hatinya dan menyadari betapa pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari.

"Tentulah gunakan pendekatan yang santun. Mungkin minta maaf dulu untuk mengingatkan karena mengingatkan ini tujuannya adalah untuk melindungi sesama," imbuhnya.

Menurut Jubir Satgas Penanganan Covid-19 virus penyebab pandemi ini sangat mudah tersebar melalui kontak langsung. Hanya dengan melakukan penerapan protokol kesehatan secara disiplin yang dapat menghindari masyarakat secara efektif dari ancaman bahaya terinfeksi virus tersebut.

"Kita ingatkan menggunakan masker, jaga jarak, dan mencuci tangan. Otomatis kita juga terlindungi," pungkasnya.

Turut tampil sebagai narasumber Diskusi Media FMB9 Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Widodo Muktiyo.

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Pemkot Bandung Cairkan Rp31,5 Miliar Honor Guru Non-PNS
KREDITUR KSPSB SEGERA DAFTAR TAGIHAN SECARA ONLINE
Bupati Garut Rudy Gunawan Dukung Persiapan DOB Garut Utara
Apresiasi GNLD Siberkreasi dan RTIK Kota Madiun, Menkominfo: TIK Bangsa Indonesia Unggul!