Pemkab Garut Mengusulkan Semua Guru Honorer Ikut Seleksi PPPK

foto

Garut, FaktaIndonesiaNews.COm - Pemerintah Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat mengusulkan semua guru honorer untuk ikut seleksi menjadi guru berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang sudah disiapkan kuotanya oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan satu juta guru.

"Mendikbud menyilahkan daerah untuk usulkan sebanyak-banyaknya, tentu kami sama berharap guru honorer baik negeri dan swasta yang sudah masuk Dapodik bisa ikut seleksi," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Totong kepada wartawan di Garut, Senin.


Ia menuturkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah membuka satu juta lowongan untuk guru honorer menjadi guru berstatus PPPK dalam rangka memperbaiki kesejahteraan guru.

Tercatat, kata Totong, jumlah guru honorer yang sudah masuk dalam data pokok pendidikan (Dapodik) di Garut sebanyak 15 ribu orang, semuanya diberi kebebasan untuk mengusulkan menjadi guru PPPK.

Adanya program itu, kata dia, tentu menjadi kabar baik bagi guru honorer untuk mendapatkan perhatian yang lebih baik dari pemerintah, karena selama ini mendapatkan upah cukup kecil.

"Dengan masuknya PPPK ini, minimal kinerjanya dibayar dengan upah yang layak seperti guru berstatus PNS, dan kami di daerah sangat mendukung penuh, guru honorer bisa ikut," katanya.

Ia menyampaikan usulan guru honorer untuk mengikuti seleksi PPPK akan dilakukan oleh Pemkab Garut sampai 31 Desember 2020, selanjutnya mengikuti rekrutmen pada 2021.

Namun program kementerian itu, kata dia, masih ada yang perlu dikomunikasikan lagi terkait jenjang guru apa saja yang diperbolehkan ikut seleksi PPPK tersebut.

"Di Garut ini kan ada 15 ribu guru tingkat Paud, TK, SD, hingga SMP, ini yang jadi pertanyaan bagi kami, apakah cuma untuk guru honorer SD dan SMP saja atau seperti apa," katanya.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman menambahkan sebelumnya pada 2019 Pemkab Garut sudah mengusulkan 1.225 guru honorer untuk menjadi guru PPPK, hasilnya ada 1.025 guru yang lolos seleksi itu.

"Semoga saja adanya seleksi satu juta ini bisa membuka peluang lebar bagi para guru honorer di Garut," katanya.

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Tempat Hiburan Malam The Star dan Leo Tetap Membandel
Wagub Abdul Fatah Lepas Distribusi Vaksin Covid-19 ke Belitung
Presiden Tegaskan Dirinya Jadi yang Pertama Uji Vaksin Covid-19
Ketua MUI Kota Bandung, "Vaksin Bagian dari Ikhtiar"