Ketua DPD LSM PENJARA Prov Banten Angkat Bicara, Terkait Yayasan Penyalur Tenaga Kerja

foto

-

Serang, FaktaIndonesiaNews.com-- Ketua Dpd Lsm Penjara Provinsi Banten M. Rasmidi SH, angkat bicara soal pemberitaan sebelumnya, https://www.faktaindonesianews.com/fakta-peristiwa/31821/keberadaan-yayasan-penyalur-tenaga-kerja-di-desa-leuwi-limus-abaikan-hak-warga-setempat.html, bahwa memang yayasan yang berada di Desa Leuwi Limus tidak cukup membantu mengurangi pengangguran warga setempat, Kamis (01/04/21).

Saat di temui dikantornya, M. Rasmidi SH mengatakan kepada awak media FaktaIndonesiaNews.com, "bahwa keberadaan Yayasan tidak cukup membantu mengurangi pengangguran warga setempat, justru sebaliknya menimbulkan ketimpangan sosial serta konflik baru ditengah tengah masyarakat Desa Leuwi Limus".

" Bagaimana tidak menjadi konflik dimasyarakat, Yayasan lebih mengutamakan calon tenaga kerja yang mampu membayar untuk masuk kerja, baik warga setempat maupun warga luar Desa Leuwi Limus," Terangnya.

" Rasmidi menambahkan, Konflik bermula setelah pemilihan Kepala Desa Leuwi Limus setelah dibentuknya tim tenaga kerja Desa yang di dominasi oleh orang-orang lapangan disinilah awal mula timbulnya konflik kepentingan dan diskriminasi terhadap hak-hak warga Desa Leuwi Limus, sebagai putra daerah masyarakat Desa Leuwi Limus juga punya hak yang sama untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, tidak sekedar menjadi penonton saja, " Tambahnya.

Ditempat terpisah Samudi warga Desa Leuwi Limus mengatakan, bahwa tidak adanya pemberitahuan lowongan pekerjaan pada masyarakat setempat, kalau ditanya sama pihak yayasannya bilangnya belum ada lowongan aja, dan lebih mengutamakan yang menggunakan dana pelicin agar bisa dipekerjakan untuk masuk ke perusahaan.

Penulis : Agung Pambudi

Bagikan melalui
Berita Lainnya
DPP Melantikan Pengurus DPW dan DPC MOI Se-Provinsi Banten Serentak.
Upacara Serah Terima Jabatan Kapolsek Pulo Merak Cilegon
Operasi Pekat Gabungan TNI-Polri di Paleleh Buol Sita Puluhan Botol Miras
Ahmed Zaki Iskandar Bupati Tangerang Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Lansia