Jenazah Warga Cisoka Yang Tertukar, Pihak Keluarga Masih Menunggu I'tikad Baik dari RSUD Balaraja

foto

-Dok. Ruang Instalasi Forensik

Kabupaten Tangerang, FaktaIndonesiaNews.com 

Berita pada tanggal 29/06/2021. faktaindonesianews.com "Diduga Lalai, Pihak RSUD Balaraja Pulangkan Jenazah Warga Cisoka Tertukar Dengan Jenazah Lain". Atas pemberitaan yang terbit pihak keluarga masih menunggu I'tikad baik, Rabu, (30/06/2021).

Awak media yang datang pada Rabu, 30/06/2021 Pukul 11.25 ke RSUD Balaraja guna memintai keterangan lanjutan dari pihak RSUD Balaraja dan bertemu dengan bagian Humas RSUD Balaraja Ibu Imas dan dr. Aang. 

Dr. Aang Dalam jumpa pers mengatakan, pada hari Senin tanggal 28/06/2021 ada jenazah atas nama ny. "I" (56 Tahun)  yang bertempat tinggal di daerah Cisoka selayaknya jenazah covid-19 maka jenazah ini harus di pulasara secara protokol kesehatan. Didalam runtutan tatalaksana pulasara jenazah Covid sesuai dengan pedoman salah satunya adalah pemandian jenazah didalam sistem SOP yang kami punyai wajib ditemani oleh satu atau maksimal dua keluarga selain petugas, bahkan kami meminta kepada pihak keluarga untuk mengikuti proses pemandian. 

Maksudnya dari proses pulasara panduan Sesuai hukum agama serta identifikasi jenazah karena pada saat dimandikan akan di lihat oleh pihak keluarga yang memandikan.

Dan yang terjadi pada jenazah "I" itu juga diterapkan sesuai SOP RSUD Balaraja. Dalam hal ini Amil/petugas jenazah dimana diketahui bahwa jenazah "I" Perempuan maka yang memandikannya pun petugas perempuan yang ditemani oleh suami dan anaknya.

Pada saat pulasara dilakukan mulai dari pemandian, mengkafani sampai pengantaran kerumah duka tidak ada satu stetmen pun tidak ada pernyataan dari keluarga bahwa itu bukan jenazah keluarganya disitu ada jeda waktu cukup panjang selayaknya jenazah-jenazah lain maka diantarkan tim kami kerumah duka.

Selanjutnya pada proses pulasara jenazah yang kedua Ny."R" (58 Tahun) yang bertempat tinggal di Sepatan / Sukadiri ketika kami akan melakukan proses pemandian seperti biasa keluarga kami minta untuk menemani jenazah, pada saat itulah si anak Ny."R" ini mengenali bahwa itu bukan jenazah ibunya. 

Setelah diketahui itu bukan jenazah ibu "R" maka kami melakukan identifikasi jenazah dengan memastikan kami cek diruang isolasi ada lagi atau tidak jenazah , kemudian kami berpikir jangan-jangan itu yang tadi pagi jenazah yang terkirim ke Cisoka.

Usaha pihak rumah sakit menghubungi pihak keluarga untuk memastikan kami pun menelpon bawa jenazah yang masih ada di instalasi jenazah apa kah Ny."I" atau bukan dengan foto dan Video Call, dan kami suruh tunggu untuk pengantaran jenazah Ny"i" setelah adanya pernyataan benar bahwa itu adalah Ny "I" dan kemudian kami antarkan kerumah duka di Cisoka. 

Dalam waktu beberapa hari kedepan maksimal hari jum'at kami pihak RSUD Balaraja akan mengunjungi pihak keluarga Rusdi almarhum Ny"I".

Usai konferensi pers, awak media mendatangi pihak keluarga Ny."I" Rusdi 60 Tahun suami Ny"I" menerangkan kembali bahwa dirinya masih merasa tidak puas dengan tindakan pelayanan terkait pulasara pemandian jenazah yang ternyata itu bukan istrinya. 

Dengan alasan ketika memandikan tidak secara gamblang layaknya keluarga melihat dengan jelas, "kalau tidak lalai mungkin pihak petugas pada saat itu memperlihatkan secara detail keseluruhannya". Mangkanya saking ragu saya mempertanyakan mana selimut yang ada pada istri saya. Unkap Rusdi.

Keluarga Rusdi berharap agar pihak rumah sakit memberikan permohonan maaf langsung kepada kami kalau memang mempunyai I'tikad baik, agar kejadian ini tidak terulang kepada orang lain, guna tidak adanya lagi kekeliruan-kekeliruan yang menjadi Miskomunikasi dikedua belah pihak antara RSUD Balaraja dan Masyarakat. tutupnya.

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Berkas Lengkap, Polri Serahkan Bupati Nganjuk dan 6 TSK Lain Ke Kejari Nganjuk
Bupati DS Launching Layanan Hemodialisa RSUD Cicalengka
Ngeri, Melanggar PPKM Seorang Pedagang Bubur di Kota Tasikmalaya Didenda 5 Juta Rupiah
Pastikan Perekonomian Dan Protokol Kesehatan Berjalan, Kapolri Buka Posko PPKM di Pasar