Panitia Pilkades Mekar Sari Diduga Tidak Bersikap Netral Serta Adanya Dugaan Money Politic

foto

-

Kabupaten Serang, | FaktaindonesiaNews.com- Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Mekar Sari Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang yang dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober yang lalu meninggalkan beberapa kesan adanya dugaan Panitia Pilkades tidak bersikap netral serta adanya pembiaran terhadap money politics atau politik uang yang dilakukan oleh salah satu Timses Calon Kepala Desa (Cakades).

Sikap tidak netral panitia Pilkades terlihat saat hari pelaksanaan , mobil pengangkut masa di hentikan oleh Tim Sukses dari salah satu Cakades, menurut informasi yang diperoleh penghentian mobil pengangkut masa itu tepat di kediaman salah satu calon untuk di berikan arahan oleh Timses agar memilih Cakades yang didukung olehnya, setelah memberikan arahan, Timses itu mengumpukan semua surat undangan untuk di berikan ke Tempat Pemungutan Suara ( TPS ).

Saat di konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp tentang kebenaran Informasi tersebut, Sanim selaku Ketua Panitia Pilkades menjelaskan, " Waduh saya belum tau juga .saya menunggu di sekretariat kalau kalau, ada pengaduan dari masyarakat .kecuali saya mau nyoblos baru kita segenap panitia desa berangkat bareng setelah itu kita (Panitia Pelaksana, Red) langsung kumpul di sekretariat lagi "jelasnya.

Team Media Penajournalis.com yang menanyakan hal tersebut meminta kepada Sanim, untuk mengklarifikasi tentang kebenaran informasi itu namun sampai saat ini Sanim Belum memberikan keterangan lebih lanjut.

Adanya dugaan Money Politics atau politik uang muncul setelah ada pengakuan dari warga masyarakat yang mengaku bahwa dirinya sebelum melakukan pencoblosan / sebelum masuk ke dalam lokasi TPS, Timses salah satu cakades memberikan uang sebesar Rp.200.000,- ( Dua Ratus Ribu Rupiah ) dengan maksud agar warga tersebut memilih Cakades yang didukungnya.

adapun uang tersebut di berikan secara bertahap, tahap yang pertama di berikan dengan cara mendatangi di tempat kediaman warga, tahap ke dua di berikan pada saat warga berada di lokasi TPS.

Dengan adanya dugaan bahwa Panitia Pilkades tidak bersikap netral serta adanya dugaan politik uang, jelas melanggar Peraturan Bupati Serang Provinsi Banten No 10 Tahun 2015 Tentang Pedoman Pemilihan Kepala Desa,

Sumpah / janji Panitia Pemilihan Desa :

“Demi Allah, saya bersumpah / berjanji bahwa saya akan melaksanakan tugas saya selaku Panitia Pemilihan Desa dengan sebaik-baiknya, sejujur-jujurnya, senetral-netralnya dan seadil-adilnya, dan akan selalu melaksanakan segala peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan selurus-lurusnya”.

 

Sampai berita ini di tayangkan baik Ketua panitia Pelaksana Pilkades maupun Camat Cinangka tidak memberikan jawaban prihal dugaan tersebut.

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Dugaan Korupsi Bumdes Di Kec.Cikeusik, Pemkab Tutup Mata, Nama Pejabat Kejari Pandeglang Dicatut
Lambatnya Vaksinasi Di Desa Leuwi Limus, Ketua LSM Penjara Angkat Bicara
Kabupaten Tangerang Alami Devisit Anggaran Pada Tahun 2021
Dugaan Pelanggaran Terhadap Pilkades Didesa Sukamanah Kec.Tanara, Cakades Nomor Urut.3 Menolak Hasil