AH Warga Kamaruton: Komunikasi Dengan ATR/BPN Sulit dan Belum Ada Kejelasan (PTSL) Hingga Saat Ini

foto

-

Kabupaten-Serang | FaktaIndonesiaNees.com- Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) adalah salah satu program pemerintah yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan sertifikat tanah secara gratis. Sertifikat cukup penting bagi para pemilik tanah, tujuan PTSL adalah untuk menghindari sengketa serta perselisihan di kemudian hari. Sebagian orang sering kali menunda pembuatan sertifikat karena faktor biaya.Dari masalah tersebut, PTSL adalah program yang dihadirkan pemerintah untuk menyelesaikannya

Akan tetapi permasalahan AH Warga Ds.Kamaruton Kec.Lebak Wangi Kab.Serang-Banten, terkait (PTSL) sampai sa'at ini belum juga usai dan belum ada kejelasan dari Badan Pertanahan Nasional BPN Kab.Serang, dimana sebelumnya AH telah mendaftarkan tanah dan bangunan miliknya pada tahun 2018 yang lalu,Namun hingga hampir mendekati Tahun 2022 Sertifikat milik AH yang di daftarkan melalui program PTSL tak kunjung diterbitkan oleh pihak Badan Pertanahan Nasional BPN Kab.Serang

Kepada Awak Media FaktaindonesiaNews.Com, AH memaparkan, bahwa komunikasi dengan pihak BPN Kabupaten Serang sangatlah sulit, dirinya hanya ingin mengetahui yang menjadi sebab permasalahan sebenarnya dimana, namun menurut AH Hal itu sangatlah sulit, Selasa (23-Nov-2021)

"Kominukasi dengan pihak BPN sangat sulit sekali, di telfon tidak merespon, di Whatsapp sama anak saya pun tidak juga membalas,kalau terus-terusan seperti ini gimana mau cepat selesai.? sekalinya menjawab banyak sekali alasanya, lagi sakit lah,lagi ada giat di luarlah, nanti di tanyakan ke atasannyan lah,tapi pas ditanya kan lagi tidak merespon seolah-olah permasalahan ini dianggap tidak penting baginya" katanya

Lanjut AH Menambahkan "Biar jelas saya pengen tau,sebenarnya permasalahannya apa dan dimana itu saja,biar bisa secepatnya diselesikan, Kalau memang yang menjadi permasalahnnya adalah karena tanah dan bangunan saya ini masuk floting Indah Kiat, harusnya udah jelas dong, toh pihak Indah Kiat sendiri juga pada saat dikonfirmasi sudah menjelaskan. Bahwa tanah dan bangunan milik saya ini tidak ada datanya, itu berarti tidak masuk dalam floting Indah Kiat,Sekali lagi saya tegaskan saya pengen tau akar permasalahannya dimana.?" Tambahya

Sementara JS yang bekerja sebagai staf Desa di Desa Kamaruton. Sa'at di konfirmasi menjelaskan secara singkat melalui sambungan Aplikasi Whatsapp

"Bukan tidak mengupayakan,tapi Pak Rifai (Pihak BPN-red) belum ada waktu" Singkatnya

Hingga berita ini ditayangkan pihak BPN Kab.Serang belum bisa dikonfirmasi

Penulis : Abdulmu'iz/Mu'iz

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Pembentukan Pengurus JOIN Kabupaten Serang
Anggota DPR RI Komisi IX Ir. Sri Meliayana Gelar Sosilisasi 4 Pilar Kebangsaan
Personel Unit Lakalantas Polsek Cikande Polres Serang Lakukan Tindakan Pertama Olah TKP
Masyarakat Banten Bersatu Siap RATAKAN JLS