Desa Pawindan Ciamis Dicanangkan sebagai Desa Bersinar

foto

-

Faktaindonesianews.com, Ciamis - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis, bersama Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Ciamis dan Kepolisian Resor Ciamis menyelenggarakan Pencanangan Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) melalui Sinergi dengan Kampung KB dan Kampung Tangguh di Desa Pawindan Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis yang bertempat di Aula Desa Pawindan, Rabu (14/09/2022).

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi antara BNN dengan Dinas P2KBP3A dan Kepolisian Resor Ciamis , yang merupakan bentuk implementasi dari Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020, tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekusor Narkotika tahun 2020-2024.

Asisten Daerah I Setda Ciamis Dr. H. Wasdi M.Si yang hadir mewakili Bupati Ciamis, menyambut baik dengan dipilihnya Desa Pawindan sebagai Desa Bersinar (Bersih Narkoba) melalui Sinergi Kampung KB dan Kampung Tangguh.

"Terima kasih kepada BNN K, Dinas P2KBP3A dan Kepolisian Resor Ciamis beserta jajarannya yang telah mendukung upaya pemerintah dalam memutus rantai peredaran narkoba dan penyalahgunaan narkoba diwilayah Kabupaten Ciamis," ucap Wasdi.

Wasdi mengharapkan Desa Bersinar ini dapat mengoptimalkan pelaksanaan program-program dengan kelompok sasaran yang sama dalam menangani masalah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

"Sehingga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman bahaya narkotika serta terbentuknya daya tangkal masyarakat dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika serta dapat menurunkan angka penyalahguna narkotika dan prekursor narkotika khususnya di masyarakat pedesaan sebagai tujuan jangka panjang," tuturnya.

Sementara Kepala BNNK Ciamis Engkos Kosidin, S.Sos., M.Si., mengungkapkan, masalah Narkotika sudah menjadi kekhawatiran baik dalam skala nasional maupun internasional.

"Dengan adanya program ini diharapkan dapat mewujudkan daya tangkal masyarakat akan bahayanya narkotika dengan begitu kasus penyalahgunaan narkotika pun akan sulit mencapai suatu wilayah khususnya desa," tutur Engkos.

Lebih lanjut ia menerangkan hasil penelitian yang dilakukan BNN bekerjasama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Tahun 2021, tentang Survei Nasional Perkembangan Penyalahgunaan Narkoba di Indonesia, diketahui bahwa angka prevalensi setahun terakhir penyalahguna narkoba di Indonesia meningkat 0,15% dari 1,80% atau sekitar 3.419.188 orang pada tahun 2019 menjadi 1,95% atau sekitar 3.662.646 orang di tahun 2021 dari total populasi penduduk Indonesia (berusia 15-64 tahun).

“Dengan data tersebut apabila semua masyarakat dan pemerintah daerah/ pemerintah desa ikut bergerak dan terlibat dalam melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, diyakini akan mampu menurunkan angka prevalensi dan mewujudkan indonesia yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” sambung Engkos.

Program Desa BERSINAR Sinergi Kampung KB dan Kamung Tangguh merupakan terobosan dan inovasi dalam upaya percepatan pembangunan Desa Bersinar (Bersih Narkoba) sehingga akan semakin banyak terbentuk Desa Bersinar di Wilayah Priangan Timur, dengan Pilot Project di Kabupaten Ciamis, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran.

(Vv)

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Tim medis Brimob Polri jemput bola beri pelayanan kesehatan pengungsi gempa Cianjur
Kapolri Kerahkan Tenaga Medis Tambahan Tangani Korban Gempa Bumi di Cianjur
Mempererat Tali Silaturahmi, KOMUNITAS SCORPIO STAR REBORN Gelar Acara Anniversary & Gathering Ke-4
Personel Samapta Polres Ciamis Laksanakan Patroli Himbauan Kamtibmas