Wajib Melunasi Keuangan 100% di Unigal, Mahasiswa Calon Penerima KIP Mengundurkan Diri

foto

-

Ciamis, FaktaIndonesiaNews.com -- Mahsiswa Universitas Galuh (UNIGAL) secara bersamaan mengundurkan diri dari status mahasiswa. Selasa, (09/01/2022).

Mahasiswa ini mengundurkan diri setelah beredar surat edaran dari Rektorat Unigal dengan Nomor 0012/4213/SP/AK/R/I/2023, yang menyebut seluruh Mahasiswa yang akan melaksanakan Ujian Akhir Semester termasuk Mahasiswa Calon Penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) wajib melakukan pembayaran 100%.

Alif salah satu mahasiswa Fakultas Ekonomi yang mengundurkan diri mengungkap, resmi mengundurkan diri dengan adanya surat edaran tersebut apalagi dirinya selaku calon penerima KIP.

" saya bersama teman-teman mengundurkan diri dari unigal, pertama KIP ga lolos tambah lagi harus bayar buat ujian 100% bagi saya sangat berat," ungkapnya

Menanggapi hal tersebut, Dr. Dadi, M.Si sebagai Rektor Universitas Galuh menyampaikan, sejak dulu jika ingin mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS) memang harus melunasi administrasi 100% dan untuk surat edaran tidak ada yang aneh.

"Menanggapi persoalan mahasiswa yang harus diwajibkan membayar 100% sebernarnya tidak ada yang aneh, sejak dulu juga aturannya sudah seperti itu, Bahkan dari situ juga ada toleransi dari kita yaitu pengunduran pembayaran sampai tanggal 12, jika mahasiswa tidak memenuhi kewajibannya, jelas dalam aturannya tidak bisa mengikuti UAS,"ucapnya.

Dadi berharap kedapa mahasiswa dengan adanya toleransi dari pihak universitas, mereka dapat memenuhi kewajibannya.

"Saya harap para mahasiswa dengan adanya toleransi dari pihak kami, mahasiswa dapat memenuhi kewajibannya,"Harapnya.

Lanjut dadi juga mengatakan ada peluang jika mahasiswa bersama orang tuanya mengalami kesulitan untuk mendapatkan pemenuhan kewajiban, pihak universitas sudah bekerja sama dengan Dana Cita atau pemberi dana talang.

"Kami juga memberikan peluang, jika mahasiswa bersama orang tuanya mengalami kesulitan, kebetulan kita sudah bekerja sama dengan Dana Cita, dimana mahasiswa dapat dana talang untuk memenuhi kewajibannya. Tetapi, kita juga tidak mewajibkan untuk mengambil dana cita dan hanya menawarkan saja, silahkan mau diterima juga tapi ikuti aturan-aturan mereka,karena kita tidak ada keterkaitan dengan manajemen mereka," Lanjutnya.

Sementara itu Dadi mengatakan tidak bisa berbuat apa-apa untuk mahasiswa penerima KIP, dikarenakan KIP sampai sekarang belum ada informasi lanjutanya dari penyalur KIP.

"KIP itu sampai hari ini tidak ada informasi kapan ada keputusannya dari penyalur KIP seperti apa proses penganggarannya, tapi yang jelas KIP pun itu kan terbatas, hanya sekitar 4jt sedangkan SPP kita 6jt lebih dan mereka juga diberikan kewajiban harus membayar sisanya,"Kata Dadi.

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Polsek Sukadana Turun ke Sekolah Berikan Himbauan Bahaya Penggunaan Nitrogen Cair Pada Makanan
Tingkatkan Kemampuan, Anggota Dalmas Satuan Samapta Polres Ciamis Berlatih
Polres Ciamis Polda Jabar Amankan Kegiatan Sembahyang di Klenteng Hok Tek Bio Ciamis
Bhabinkamtibmas Polsek Ciamis Bantu Warga Renovasi Masjid