FAKTA ADS
FAKTA ADS

Menkes Rotasi Pejabat Eselon I dan II, Diklaim Proses Biasa

foto

Jakarta, FaktaIndonesiaNews.Com - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto merotasi sejumlah pejabat eselon I dan II. Terawan mengatakan pergantian pejabat di lingkungan Kemenkes merupakan hal biasa.

Terawan melantik sejumlah pejabat di Kemenkes, Kamis (16/7/2020). Salah satu yang resmi beralih jabatan fungsional yaitu Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes, dr Bambang Wibowo, yang kini menjadi dokter pendidik klinis ahli utama di Kemenkes.

Pejabat lain dari Dirjen Pelayanan Kesehatan yang dilantik yaitu dr Agus Hadian Rahim sebagai dokter pendidik klinis ahli utama, dr Tri Hesty Widyastoeti marwotosoeko sebagai dokter pendidik klinis ahli utama, dr Hadi Pranotom sebagai dokter ahli utama, dr Yuliatmoko Suryatin sebagai dokter klinis ahli utama.

Ada pula pejabat di Setjen yang dilantik yaitu dr Desak Made Wismarini sebagai arsiparis ahli utama dan drg Indirawati Tjahja Noto Hartojo dari Badan Penelitian dan pengembangan menduduki jabatan sebagai Peneliti Ahli Utama.

"Pergantian, promosi atau mutasi pejabat adalah hal biasa, pelantikan kali ini bertepatan dengan selesainya tugas dr Bambang Wibowo sebagai Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan dan menduduki jabatan baru sebagai dokter pendidik klinis ahli utama," demikian keterangan tertulis di situs Kemenkes.

Terawan mengucapkan terima kasih atas dedikasi yang sudah diberikan kepada Kemenkes. Dia juga berharap pejabat yang mengemban tugas baru memanfaatkan ilmu dan pengalaman yang dimilikinya.

"Khusus kepada dr. Bambang, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas pengabdian dan dedikasi yang tinggi yang telah saudara berikan sebagai Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan sejak 2016. Selamat bertugas kembali sebagai pejabat fungsional Dokter Pendidik Klinis Ahli Utama," kata Menkes Terawan.

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Gubernur Jabar Ikuti Ratas Bersama Presiden
Gubernur Jabar Lantik Unit Edukasi dan Unit Pengawasan COVID-19 Kota Bogor
Ini 4 Pasangan Calon Pemilihan Bupati Tasikmalaya
Gubernur Jabar Minta Tidak Ada Keramaian di Pilkada Serentak 2020