Sampah Plastik Dampak Buruk Pada Lingkungan,YPHLI Dukung Pergub DKI Tentang Larangan Kantong Plastik

foto

Administrator

ketua YPHLI Boy Junafiah didampingi biro hukum Tony Supriadi, SH, MH

JAKARTA,Faktaindonesianews.com — Peraturan Gubernur (Pergub) pelarangan kantong plastik di Jakarta berlaku 1juli 2020. Aturan tersebut tertuang dalam Pergub Nomor 142 Tahun 2019.

 Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan kebijakan ini merupakan langkah Pemprov untuk mewujudkan kehidupan yang ramah lingkungan.

“Kantong plastik seperti yang kita ketahui, tidak ramah lingkungan dan sangat sulit untuk didaur ulang. Sampahnya pun bisa berdampak buruk pada lingkungan dimasa yang akan datang,”ungkapnya.

Penegakan aturan ini akan dilakukan secara bertahap, masih banyak ditemukan pelanggaran dilapangan. Yang kita lakukan bukan mencari pelanggaran saja, tetapi kita ubah prilakunya dengan tujuannya adalah merubah prilaku, tambah Anies.

 Sementara itu ditempat terpisah Ketua Yayasan Peduli Hijau Lestari Indonesia (YPHLI) Boy Junafiah didampingi biro hukumnya Tony Supriadi SH.MH mengatakan sampah plastik menjadi isu hangat pada hari lingkungan hidup sedunia. Hal Ini dikumandangkan karena sampah plastik adalah jenis sampah yang baru bisa terurai dalam waktu yang sangat lama dan menimbulkan dampak pencemaran yang berbahaya terhadap tanah,air,dan laut.

Setidaknya ada beberapa prinsip yang bisa diterapkan dalam pengelolaan sampah plastik, seperti mengurangi timbunan sampah plastik sejak dari sumbernya dengan membatasi penggunaan, sambung Boy kepada Fakta Indonesia News, di Jakarta, Kamis (2/07/2020).

“Mendaur ulang kemasan pun jika bisa didaur ulang, sampah plasrik mengurangi kemasan sekali pakai dengan beralih pada kemasan ramah lingkungan yang bisa dipakai berulang kali,” pungkasnya.

(TS/JN)

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Wakil Wali Kota Kampanyekan Keselamatan Bersepeda
DPRD Kota Depok Gelar Paripurna Persetujuan Raperda Dan LPJ Walkot APBD TH 2019
Konimex Dukung Masyarakat Siapkan Diri Hadapi Pandemi & New Normal
Subuh Keliling Pertama Masa AKB, Gubernur Jabar Minta Masjid Selalu Didisinfeksi